Jayapura,Teraspapua.com – Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid – 19 Kota Jayapura menggelar Rapat Koordinasi ,Senin (11/5/2020) di Gedung Sian Soor setempat.
Rapat yang dipimpin Ketua Gugus Tugas ,Ir.H.Rustan Saru,MM,itu berkaitan dengan rencana penutupan Pasar Hamadi dan Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) Hamadi,Distrik Jayapura Selatan dan Karantina wilayah 4 titik di Kelurahan Entrop dan Hamadi.
Rustan Saru mengatakan besok, Selasa ( 12/5/2020) mulai dilakukan penutupan pasar Hamadi,TPI Hamadi ,menyusul ditemukannya 10 penjual ikan yang terinveksi covid-19 setelah dirapid test pekan kemarin.
Selain itu Hamadi Rawa 1 dan 2, Pontong ,Kelurahan Hamadi dan juga wilayah SMA 4 Kelurahan Entrop akan dikarantina wilayah.
“ Jadi 6 titik ini sudah kita putuskan dalam rapat bersama dan sudah dipastikan besok pagi tim Gugus akan turun melakukan aksi penutupan dan Karantina wilayah “ujar Rustan Saru.
Setelah dilakukan penutupan besok maka 2.208 kepala keluarga dan 8.237 jiwa yang tersebar di Kelurahan Hamadi dan Entrop akan dilakukan tes cepat menggunakan rapid test.
Untuk itu selaku Ketua Gugus Covid-19, Rustan Saru meminta kerjasama warga masyarakat untuk membantu memberikan akses kepada petugas untuk melakukan pendataan secara optimal.Sembari berharap warga dapat memberikan identitas yang jelas .
“ Saya harap warga tidak boleh keluar ,bahkan kendaraan roda dua maupun roda empat juga tidak boleh lalu-lalang ,karena wilayah tersebut akan dijaga 1 X 24 jam “tegasnya.
Untuk itu setelah kita tutup dan dilakukan rapid test, maka secepatnya lokasi yang dikarantina akan dibuka kembali agar aktivitas masyarakat maupun pasar kembali normal.
Dikatakan Wakil Wali Kota ,setelah dilakukan rapid test ,jika ada warga yang positif covid-19 langsung dijemput dan dikarantinakan di Hotel Said Entrop selama 2 minggu.
Kemudian setelah diperiksà kembali dan jika sudah negatif dari Covid maka akan dikembalikan ke Keluarga masing-masing.
Lanjut Rustan Saru,jika nanti pedagang pasar kita rapid test negatif akan diberikan stiker hijau.
“ Jadi hari Selasa Pasar kita tutup.Maka mulai Rabu para pedagang di pasar Hamadi di rapid test,selanjutnya hari Kamis pedagang di pasar ikan dan jumat-sabtu kita rapid test warga yang di Lockdown yaitu Hamadi Rawa 1,2 Hamadi ponton dan SMA 4 “urainya.
Semua langkah yang dilakukan Pemkot Jayapura melalui Gugus tugas ,kiranya dapat segera memutus mata rantai virus Corona di kota Jayapura sehingga aktivitas masyarakat kembali normal “tandasnya.
Lebih jauh dijelaskan Rustan Saru, terkait dengan pembagian sembako gugus tugas akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi Papua dalam hal ini Disperindakop untuk memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang dikarantina.
“ Untuk itu kita minta RT /RW harus mendata warganya dengan lengkap.Nama yang jelas sesuai KTP.jelas Keluarga dan tempat tinggalnya sehingga bisa dibantu “pungkasnya.
Kepala Distrik Jayapura Selatan,Jaya Kusuma juga mengatakan ,Pasar Hamadi dan TPI akan ditutup besok ,sudah merupakan keputusan tim gugus tugas covid- 19 kota Jayapura.Karena 5 orang terpapar virus corona setelah pemeriksaan dengan swab.
Selain itu di wilayah SMA 4 terdapat juga dua orang yang terpapar virus Corona.
“ Jadi apabila dilakukan penutupan dan karantina wilayah maka masyarakat harus betul-betul diperhatikan Pemerintah “pintanya
Kami berharap agar setelah dilakukan Lockdown,kiranya ada bentuk perhatian Pemerintah dengan pemberian sembako sebagai jaminan hidup kepada masyarakat yang terdampak.
Karena pastinya mereka tidak bisa keluar ,lalu lalang bahkan berkerumun juga tidak boleh .Begitu juga aktivitas pasar tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“ Untuk itu kita berharap perhatian Pemerintah kepada masyarakat yang ada di wilayah Hamadi Rawa 1 Rawa 2,Pontong dan SMA 4 setelah dikarantina nanti “ucapnya.
Untuk itu Jaya Kusuma berharap kepada masyarakat yang ada di dua wilayah,baik Hamadi bahkan di Kompleks SMA 4 dapat mentaati aturan yang disampaikan oleh Pemerintah dalam hal ini Tim Gus covid-19.
Tetap melaksanakan protokoler kesehatan yang telah ditentukan .
Kembali ditegaskan, dua wilayah ini besok juga sudah di Lockdown, dan kami berharap masyarakat bisa menerima ini ,karena baik buruknya sudah dipikirkan Pemerintah “pungkasnya.
(Let).













