banner 325x300

Sukseskan PON XX, TNI Polri dan Pemda Gencar Lakukan Vaksinasi

  • Bagikan

Jayapura,Teraspapua.com – Sukseskan PON XX, TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta Relawan Gencar Lakukan Vaksinasi Kepada Masyarakat, demikian tema yang digunakan untuk dialog interaktif di RRI Jayapura, Senin (20/9)

Hadir sebagai Narasumber kegiatan tersebut, Kabid Yankes Pusdokes Polri Kombes Pol dr. Farid armansyah, didampingi Ketua PGPI Provinsi Papua Pendeta Mauri, dan Ketua PWNU Provinsi Papua Toni Wanggay.

Kabid Yankes Pusdokes Polri mengatakan, target secara umum seluruh Indonesia pencapaian herd immunity sebanyak 208 juta orang yang akan di vaksin namun karena melaksanakan vaksinasi dua kali sehingga 416 juta penduduk Indonesia dilakukan vaksinasi.

Dari target tersebut Polri di beri amanah oleh Presiden RI agar 20 persen dari target itu dilaksanakan oleh instansi Polri, oleh karena itu Polri melakukan akslerasi vaksinasi di seluruh di Indonesia termasuk di Provinsi Papua dalam rangka Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, jelasnya.

Khusus untuk di 4 cluster venue PON yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke serta 1 Kabupaten penunjang yakni Kabupaten Keerom sasarannya sebanyak 648.622 orang, bila dari angka tersebut di ambil 70 persen untuk memenuhi herd immunity maka sebanyak 454.000 orang yang ada di venue PON akan dilakukan vaksinasi.

Ini merupakan target yang luar biasa, kalau dilaksanakan sendiri oleh Dinas Kesehatan dan komponen lainnya tentu tidak sanggup, sehingga Polri gencar melaksanakan akslerasi vaksinasi, kita bisa lihat banyak akslerasi vaksinasi yang dilaksanakan Polri, ujarnya.

Harapnya antusias masyarakat yang melaksaakan vaksinasi ini bisa di tingkatkan sehingga hard imunity di tiap-tiap venue PON bisa tercapai.

Mari kita sukseskan gerakan vaksinasi nasional dan apalagi Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah penyelenggara PON XX,  tunjukan menjadi tuan rumah yang baik dengan telah melakukan vaksinasi agar PON dapat terseenggaran dengan sehat aman dan lancar, tandasnya.

Sementara itu, Ketua PGPI Provinsi Papua mengatakan, Vaksin ini adalah program Pemerintah dengan tujuan menjaga kesehatan masyarakat Indonesia dari pandemi Covid-19.

Jadi apa yang Pemerintah sampaikan mari kita dukung karena tidak ada pemerintah ingin membahayakan masyarakatnya, jangan terpengaruh oleh berita hoax.

Mari para tokoh-tokoh memberikan contoh kepada masyarakat agar masyarakat mau melaksanakan vaksinasi, mari kita vaksin agar kita bisa menyaksikan PON XX yang akan datang, kita jaga saudara-saduara kita yang datang dari 32 daerah seluruh indonesia, imbuhnya.

Menurutnya, Vaksin bermanfaat untuk kesehatan kita pribadi, untuk melindungi keluarga kita dan juga untuk sesamana, jika kita sudah vaksin mari sama-sama nonton perhelatan PON XX yang akan datang, terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWNU Provinsi Papua Toni Wanggai mengatakan, kami mengapresiasi kerja Polri yang bekerjasama dengan lembaga agama dan adat di Papua, untuk mengakslerasi vaksinasi ini, saya pikir pendekatan yang dilakukan kepada tokoh adat dan tokoh agama ini sangat tepat.

Kami dari Majelis Ulama Indonesia (PWNU) Papua telah melakukan pembahasan pendapat terkait vaksin ini dengan hukum Islam, dimana MUI dan PWNU mengatakan vaksin itu halal atau di perbolehkan.

Kita wajib melindungi dan menjaga diri sehingga vaksin menjadi salah satu cara untuk menyelamatkan manusia dari pandemi global Covid-19, terangnya.

Terkait isu-isu bahwa di dalam unsur vaksin ada zat non halal ini juga sudah dilakukan pembahasan hukum Islam, untuk kemanfaatan dan tidak ada lagi obat lain sehingga itu diperbolehkan dan dapat digunakan.

Para Tokoh Agama dapat memberikan contoh yang terbaik sehingga dikuti umatnya, kita dukung vaksin ini karena tidak bertentangan dengan ajaran Agama, sehingga dapat di ikuti oleh masyarakat dan para tokoh adat. Apalagi Papua akan menyambut PON XX 2021, maka ayo kita vaksin agar PON ini bisa terlaksana dengan sukses guna membawa harum nama Papua di mata dunia, pungkasnya.

(Vmt)

  • Bagikan