banner 325x300

Pemkot Jayapura Raih Tiga Penghargaan Kesehatan Nasional

Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah Kota Jayapura kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan setelah meraih tiga penghargaan sekaligus dari Kementerian Kesehatan RI dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES).

Tiga capaian itu terdiri dari Penghargaan Swasti Saba Padapa, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tingkat Pratama, serta penghargaan atas inovasi dan kontribusi dalam penanggulangan HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria.

banner 325x300

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengemukakan, penghargaan Swasti Saba Padapa yang diterima tahun ini menjadi capaian ketiga bagi Kota Jayapura dalam penilaian Kota Sehat oleh Kementerian Kesehatan RI. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan fondasi awal untuk mewujudkan kota yang benar-benar sehat dan berdaya saing.

“Ini langkah awal yang baik. Kolaborasi dan kerja bersama mulai terlihat, namun untuk menjadi kota sehat dengan lingkungan aman, bersih, infrastruktur memadai, ekonomi maju hingga penataan pasar yang baik, kita masih harus bekerja lebih keras,” ungkapnya.

Rustan Saru menekankan bahwa sinergi seluruh elemen pembangunan menjadi syarat utama dalam mencapai visi kesehatan yang merata.

“Kita perlukan kerja sama semua pihak, komunikasi yang baik, serta pelaksanaan tugas sesuai peran masing-masing,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, menjelaskan bahwa meski Kota Jayapura belum mencapai status eliminasi HIV/AIDS, TBC, dan Malaria karena angka kasus yang masih tinggi, ADINKES memberikan penghargaan atas kuatnya kolaborasi lintas sektor.

Dukungan berbagai perangkat daerah, termasuk dinas sosial, pemerintah kampung, serta kontribusi dunia usaha melalui CSR, dinilai sebagai model kerja terpadu yang patut diapresiasi.

“AIDS sekarang ada di masyarakat. Karena itu kita dorong warga membuka diri untuk skrining. Jika tidak dilakukan pemeriksaan, sulit bagi kita mencapai target 2030, yakni tidak ada lagi infeksi baru, kematian akibat AIDS, dan diskriminasi terhadap ODHA,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghapus stigma di masyarakat. “Para penderita memiliki hak hidup yang sama. Dukungan dan penerimaan masyarakat sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Selain penghargaan Kota Sehat, Kota Jayapura juga meraih Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tingkat Pratama atas implementasi konsisten selama lima tahun terakhir. Juliana menyatakan bahwa pihaknya menargetkan peningkatan kategori penghargaan pada tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami tahun mendatang bisa meraih Award STBM pada tingkat yang lebih tinggi,” ucapnya optimistis.

Terkait penilaian Kota Sehat, terdapat delapan tatanan atau pilar yang menjadi indikator penilaian. Beberapa di antaranya masih berada di bawah capaian 80 persen sehingga Kota Jayapura belum dapat naik ke kategori “Swasti Saba Wiwerda”.

“Mudah-mudahan pada 2027 kita dapat meraih kategori Wiwerda dari Kementerian Kesehatan,” kata Juliana.

Dengan tiga penghargaan yang diterima, Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, memperkuat edukasi masyarakat, dan menjaga kolaborasi lintas sektor. Prestasi ini diharapkan menjadi pendorong percepatan terwujudnya Kota Jayapura yang sehat, aman, mandiri, dan berdaya saing.

(veb)