PNUP Papua Resmi Dibuka, Pemkot Jayapura Minta Gereja Hadir untuk Masyarakat

Jayapura, Teraspapua.com  – Pemerintah Kota Jayapura mengapresiasi langkah Gereja Kristen Nazarene (GKN) yang resmi membuka Learning Center Pendidikan Nazarene untuk Pelayanan (PNUP) Papua di Jemaat Nehemia, Abepura, Kota Jayapura, Senin (18/5/2026).

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, melalui Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, menilai kehadiran PNUP merupakan kebutuhan penting di tengah kondisi sosial masyarakat saat ini yang dinilai semakin kompleks.

Menurutnya, pembinaan spiritual dan kepemimpinan rohani memiliki peran strategis, tidak hanya dalam kehidupan bergereja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Kami melihat ini sebagai kebutuhan hari ini. Pembinaan spiritual menjadi sangat penting, karena kita tidak bisa hanya sibuk dengan urusan-urusan lain, sementara persoalan moral dan sosial di masyarakat terus berkembang,” ujar Merauje dalam sambutannya.

Ia menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi di sejumlah wilayah Papua, baik di daerah pegunungan maupun wilayah selatan, yang membutuhkan kehadiran nilai-nilai rohani sebagai bagian dari solusi.

Dalam konteks tersebut, kata dia, gereja memiliki peran penting dan tidak boleh menutup diri dari realitas sosial yang ada di sekitarnya.

“Gereja dipanggil untuk melayani, tetapi juga harus hadir dan bermakna bagi masyarakat. Program seperti PNUP ini sangat positif, karena menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat,” katanya.

Merauje menegaskan, gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

Ia juga mempertanyakan peran umat percaya dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang terjadi saat ini, seraya menekankan bahwa tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada para pendeta.

“Bukan hanya pendeta, tetapi jemaat awam juga harus hadir dan bertanggung jawab terhadap persoalan di sekitarnya. Kita semua dipanggil untuk berperan,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan di Kota Jayapura sendiri tidak kalah besar, sehingga diperlukan upaya bersama untuk menghadirkan nilai-nilai Kristiani di ruang-ruang publik.

“Kita sedang bergumul bagaimana menampilkan nilai-nilai Kristus di ruang publik. Ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya gereja sebagai institusi, tetapi seluruh umat,” katanya.

Pemerintah Kota Jayapura, lanjut Merauje, memberikan apresiasi atas inisiatif GKN yang dinilai terus menghadirkan terobosan dalam pelayanan, termasuk melalui pendekatan yang lebih kreatif dan kontekstual.

Ia berharap kehadiran PNUP dapat memberikan dampak positif yang luas serta menjadi contoh bagi gereja-gereja lainnya di Papua.

“Kami berterima kasih kepada GKN yang terus melakukan inovasi dalam pelayanan. Program ini diharapkan dapat menularkan semangat yang sama di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Merauje juga menekankan pentingnya keterlibatan jemaat dalam misi gereja, terutama di tengah keterbatasan jumlah hamba Tuhan.

Menurutnya, kehadiran umat awam yang terlatih akan menjadi kekuatan besar dalam menjalankan pelayanan di berbagai sektor kehidupan.

“Ketika hamba Tuhan terbatas, maka jemaat awam harus mengambil bagian dalam misi, di mana pun mereka berada,” katanya.

Ia menambahkan, penyelesaian berbagai persoalan sosial tidak cukup hanya melalui doa, tetapi juga harus diikuti dengan tindakan nyata.

“Kita tidak bisa hanya berdoa, tetapi juga harus bertindak. Doa dan aksi harus berjalan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Merauje juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas gereja serta sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Ia menilai kontribusi GKN selama ini cukup signifikan bagi Pemerintah Kota Jayapura, termasuk dalam kepemimpinan organisasi gereja di tingkat kota.

“Kami melihat GKN sebagai mitra yang produktif. Meski secara jumlah tidak besar, tetapi pelayanan dan kontribusinya sangat terasa,” katanya.

Menutup sambutannya, Merauje menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran GKN yang telah berperan aktif dalam membina jemaat serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan sosial.

“Kami berterima kasih kepada para hamba Tuhan dan seluruh jemaat GKN yang terus berperan aktif. Ini menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik di Kota Jayapura,” tandasnya.