Jayapura, Teraspapua.com – SMA Negeri 4 Jayapura, akhirnya berganti kepala sekolah (Kepsek) selama 7 Tahun, Laba Sembiring, M. Pd menakhodai sekolah terpopuler di ibu kota provinsi Papua itu.
Namun masa kepemimpinan sudah dua periode, kini pria asal Batak itu, harus menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada Anton Djoko Martono, M. Pd, mantan Kepsek SMA Negeri 3 Buper Waena.
Suasana haru menyelimuti Gedung Aula SMA Negeri 4 Jayapura di acara serah terima, sekaligus dirangkaikan dengan pisah sambut, Senin (4/7/2022).
Serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara, kemudian mantan Kepsek Laba Sembiring menyerahkan memori kerja dan laporan keuangan kepada Kepsek Anton Djoko Martono, disaksikan pengawas pembina, Ketua Komite serta para dewan guru dan tata usaha.
Mantan Kepsek Laba Sembiring dalam keterangan pers mengemukakan, regenerasi dalam satu organisasi itu sesuatu yang biasa dan sangat wajar, apalagi di lingkungan pendidikan. Dunia pendidikan terus bergerak, dan ada di dalam sebuah perubahan dan begitu dinamis,
“Saya sendiri sudah dua periode, dalam instruksi Menteri Pendidikan Nomor 40 Tahun 2021, yang mengatur kalau kami sudah 2 periode memang tidak bisa tetap ada di sekolah,” kata Laba Sembiring.
Itu adalah sesuatu yang yang sangat alami. Oleh sebab itu kami SMA Negeri 4 Jayapura sangat bangga sekali bisa bersama-sama dengan pak Anton Joko Martono selaku kepala sekolah yang baru.
Ini sebuah suksesi yang menurut saya sebuah keberhasilan. Saya bangga teman saya, mitra saya selama ini yang saya sudah kenal baik di tangan beliau saya sungguh percaya SMA Negeri 4 ini akan lebih bagus lagi dari yang sudah-sudah.
Prestasi yang ditorehkan Laban, sejak tidak ada lagi ujian nasional dan apa yang menjadi barometer kita yaitu output di sekolah, bagaimana dia bisa berkontribusi di dunia perguruan tinggi.
“Itu yang menjadi indikator utama,sebab di dalam pencapaian visi misi kami, layanan mutu proses itu dibuktikan dengan output yang diterima di perguruan tinggi negeri,” terangnya.
Hal itu yang bisa kami buktikan bahwa anak-anak SMA Negeri 4 Jayapura tidak kalah dengan SMA Negeri unggulan di Pulau Jawa.
Tahun lalu, kami bisa berkontribusi 80 orang di perguruan tinggi perguruan tinggi favorit di Indonesia, di UGM, UI, ITS, Brawijaya itu bukan perguruan tinggi yang gampang untuk masuk.
Tetapi, anak-anak kami dari SMA Negeri 4 bisa masuk, ini adalah sebuah pencapaian. Jadi bagaimanapun kami katakan kami juara kandang saja, tidak ada gaungnya.
Tetapi perguruan tinggi perguruan tinggi negeri lah yang memberikan rekomendasi bahwa lulusan dari SMA Negeri 4 Jayapura itu mereka bisa bersaing dengan SMA-SMA lain.
“Jadi, saat kami berikan nilai 8 di sini, dan mereka masuk lewat jalur prestasi tanpa tes di perguruan tinggi favorit, mereka ternyata disana bisa dengan nilai “A” setiap mata kuliah,” tuturnya.
Ditekankan, bukan kepala sekolahnya tetapi masyarakat perlu tahu guru-guru SMA Negeri 4 Jayapura itu adalah guru-guru yang terbaik dan terpilih, dan merekalah yang memproses anak-anak kita ini sehingga setiap tahunnya berprestasi,” ujarnya.
Ditempat yang sama pengawas pembina, Dra.Nontje Lumingkewas mengatakan, banyak kenangan prestasi yang sudah diukir oleh Laba Sembiring.
Tentu, suka duka yang dialami SMA 4 bersama, beliau tentu keluarga SMA Negeri 4 tidak akan lupakan, dan itu akan terukir Indah di sepanjang karya.
“Apa yang sudah diukir oleh mantan kepsek, bapak ibu dukung, begitu juga program dari kepsek yang baru. Sehingga apa yang menjadi cita-cita SMA 4 terus berkumandang di masyarakat,” pesannya.
Nonce mengungkapkan, SMA Negeri 4 merupakan sekolah yang sangat diminati oleh masyarakat dan terkenal di kota Jayapura, begitu juga SMA Negeri 3 Jayapura.
“Karena, benar-benar menciptakan generasi – generasi yang sukses. Bahkan parah lulusan SMAN 4 diterima di perguruan tinggi bergengsi di Indonesia,” jelas Nonce.
Ketua Osis Lantar maulana, Kelas XII IPA 2 menghaturkan terima kasih kepada mantan Kepsek yang selama membimbing kami, sehingga kami dapat melaksanakan berbagai kegiatan dan menjadi siswa berprestasi dalam berbagai bidang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf, jika ada hal yang tidak berkenan selama ini kepada bapak,” ucapnya.
Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Kepala Sekolah yang baru, semoga dapat melanjutkan perjuangan dari bapak Laba Sembiring untuk membimbing kami semua,” tandasnya.
Mewakili guru dan tata usaha, Rehulina, S. Pak menyampaikan terima kasih kepada mantan kepala sekolah, Laba Sembiring yang telah memberikan yang terbaik selama kurang lebih 7 tahun. memimpin sekolah ini dengan penuh hikmat yang dari Tuhan dan penuh kasih sayang.
“Selama 7 tahun, bapak memberikan sesuatu yang baik kepada kami. Dri hati kami yang paling dalam sebenarnya kami belum rela melepaskan bapak untuk keluar dari SMA Negeri 4 Jayapura,” ungkapnya
Tetapi waktulah yang menentukan. Terima kasih banyak bapak kepada semua pengorbanan, teladan yang sudah diberikan kepada guru maupun kepada para siswa kami,” pungkasnya.
(tp-01)










