PWKI Kota Jayapura Gelar Muscab Ke-VI, Ini Harapan Pemerintah Kota

Jayapura, Teraspapua.com – Pelaksanaan Musyawarah DPC Persatuan Wanita Kristen Indonesi (PWKI), untuk memilihan ketua dan pengurus baru, guna memastikan keberlanjutan organisasi dengan kepemimpinan yang berkomitmen.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura Frans Pekey, saat membuka Muscab ke-VI PWKI Kota Jayapura, Jumat (28/06/2024).

banner 325x300banner 325x300

“Dengan demikian, peningkatan kapasitas organisasi PWKI kota Jayapura dapat terjaga, dalam berbagai program dan kegiatan.” Ujar Pekey.

Frans Pekey berharap, Mucab PWKI kota Jayapura ini dapat merumuskan program-program yang inovatif dan responsive terhadap kebutuhan organisasi, khususnya dalam pemberdayaan perempuan.

“Saya juga berharap, PWKI memperkuat jaringan kerjasama dengan semua lapisan. Baik pemerintah, maupun organisasi perempuan lainnya di kota ini.” Pungkas Pekey.

Sementara itu Ketua DPC PWKI Kota Jayapura, Rika Wayoi Dimara mengatakan, Bangkit Dan Bersinar, Berdirilah Teguh Selalu Di Dalam Pekerjaan Tuhan”, adalah tema Muscab ke-VI.

Lewat tema ini kata Dimara, PWKI ingin membangun semangat Kerjasama dengan dengan semua Wanita lintas agama.

“Sebagaimana tema ini, kita tidak lihat wanita Kristen saja, tetapi semua wanita dari lintas agama di kota ini.” Ujar Dimara.

Hal tersebut lanjut Dimara perlu dilakukan, agar moto kota Jayapura “Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan” bisa terwujud.

Ditempat yang sama, Ketua DPD PWKI Provinsi Papua Dorince Mehue menyampaikan apresiasi, terhadap kinerja pengurus PWKI kota Jayapura periode 2019-2024.

Untuk itu atas nama DPD PPKI Provinsi Papua dirinya berharap, Muscab ke-VI ini dapat menghasilkan kepengurusan periode 2024-2029 dan program-program kerja yang semakin baik.

Mehue menambahkan, kehadiran pemerintah kota Jayapura dalam pelaksanaan Muscab ini, merupakan bentuk dukungan yang harus dijadikan motivasi, oleh seluruh pengurus DPC PWKI kota Jayapura.

“Kami juga mengapresiasi pelaksanaan Muscab kali ini, yang dilakukan dengan penuh perjuangan. Dan akhirnya selamat bermusyawarah.” Pungkas Mehue.

(santy)