BTM Kunjungi Rumah Pengasingan Sam Ratulangi di Serui, Janji Rehabilitasi Situs Sejarah

BTM foto bersama pengurus Kawanua dan keluarga yang tinggal di rumah Sam Ratulangi (foto Arche/teraspapua.com)

Serui, Teraspapua.com – Dalam rangka menghormati jasa para pahlawan nasional, Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), melakukan kunjungan ke situs sejarah rumah pengasingan pahlawan nasional Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau yang lebih dikenal dengan nama Sam Ratulangi di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (22/7/2025).

Didampingi keluarga besar Kawanua dari Kota Jayapura dan Kepulauan Yapen, BTM meninjau langsung rumah tempat Sam Ratulangi bersama sang istri, Maria Catharina Josephine Tambajong, pernah tinggal dalam masa pengasingan oleh pemerintah kolonial Belanda.

Situs ini memiliki sejumlah peninggalan sejarah yang masih utuh, seperti rumah utama, sumur tua yang dibuat langsung oleh tangan Sam Ratulangi, dua foto asli sang pahlawan yang terpampang di dinding ruang tamu, tugu peringatan, dan papan nama rumah. Lokasinya berada tidak jauh dari Alun-alun Trikora, jantung Kota Serui.

Saat tiba di lokasi, BTM disambut hangat oleh Edison Maipon dan istrinya, Yakokince Waroki, yang saat ini tinggal dan merawat rumah bersejarah tersebut. Dalam kunjungan itu, BTM sempat masuk ke dalam rumah, melihat langsung suasana ruang tamu yang masih menyimpan dua foto asli Sam Ratulangi dan istrinya.

BTM juga menyempatkan diri mengunjungi sumur tua di halaman belakang, yang konon dibangun sendiri oleh Sam Ratulangi untuk keperluan hidup sehari-hari selama masa pengasingan.

Di hadapan warga dan keluarga, BTM menimba satu gayung air dari sumur tersebut, lalu membasuh muka dan tangannya sebagai bentuk penghormatan dan simbol ikatan batin dengan semangat perjuangan sang pahlawan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Hari ini saya dan keluarga besar Kawanua merasa terhormat bisa datang langsung ke rumah pengasingan pahlawan nasional Sam Ratulangi,” ujar BTM.

Sebagai keturunan Kawanua, BTM mengaku bangga terhadap sosok Sam Ratulangi yang dikenal bukan hanya sebagai tokoh pendidikan dan politik, tetapi juga sebagai pribadi yang penuh semangat pengabdian bagi bangsa dan rakyat.

“Semboyan beliau, Sitou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk menghidupkan sesama), menjadi inspirasi bagi saya dalam melayani masyarakat Papua,” lanjutnya.

BTM juga menyampaikan niatnya untuk merehabilitasi rumah tersebut apabila kelak dipercaya rakyat Papua menjadi gubernur. Namun, ia menegaskan akan tetap mempertahankan keaslian bentuk dan nilai sejarah dari bangunan tersebut.

“Jika Tuhan izinkan saya menjadi Gubernur Papua, saya akan berkoordinasi dengan keluarga besar Sam Ratulangi. Kalau diperbolehkan, saya akan rehabilitasi rumah ini tanpa mengubah struktur aslinya. Rumah ini adalah saksi sejarah, dan harus dijaga untuk generasi mendatang,” ujar BTM.

Sementara itu, Edison Maipon, pemilik rumah saat ini, mengucapkan terima kasih atas kunjungan BTM. Ia menyebut bahwa selama ini belum ada calon gubernur ataupun pejabat tinggi lainnya yang datang mengunjungi situs bersejarah tersebut.

“Pak BTM adalah yang pertama datang dan memberi perhatian terhadap rumah ini. Kami sangat bersyukur dan menyambut baik rencana untuk merehabilitasi rumah ini, asalkan tidak merubah bentuk asli bangunan,” kata Edison.

Ia juga mengungkapkan bahwa anak-cucu Sam Ratulangi pernah berkunjung ke rumah ini pada tahun 2016 dan meminta agar rumah tersebut tetap dijaga dalam kondisi aslinya sebagai warisan sejarah bangsa.

Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama keluarga Maipon, di depan tugu peringatan, sumur tua, serta di dalam rumah tempat dua foto peninggalan Sam Ratulangi masih terpampang.

Momen ini menjadi bagian penting dari komitmen BTM untuk merawat nilai-nilai sejarah dan budaya dalam perjalanan politiknya.

BTM di dampingi Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Kota Jayapura, Pdt Christian Warouw, Sekum K3 Kota Jayapura, Hendri Watung  dan sejumlah Ikatan Perempuan Kawanua Kerukunan Keluarga Kawanua atau IPK K3 Kota Jayapura

(har/rck)