Meriahkan HUT RI ke- 77, Pemkot Jayapura Akan Menggelar Irian Creative Week

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias Benoni Mano, S, Par, M. KP

Jayapura, Teraspapua.com – Dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke- 77 Tahun 2022, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata akan melaksanakan berbagai kegiatan lomba dan pertunjukan di malam puncak HUT RI yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 dan 20 Agustus 2022.

“Jadi, selama dua hari akan dilaksanakan lomba yaitu, Yospan, lagu reggae dan lomba dance, yang merupakan permintaan dari Penjabat (Pj) Wali Kota dan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Kota untuk mengelo kegiatan tersebut,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias Benoni Mano, S, Par, M. KP kepada Teraspapua.com, Senin (8/8/2022).

Namun menurut Matias, selain lomba-lomba yang sudah disiapkan, akan juga dilaksanakan pameran kuliner dan Kriya juga ada pertunjukan talen talen yang akan diundang untuk mengisi acara tersebut, baik itu grup band, nyanyi solo dari berbagai jenis musik yang ada di kota Jayapura.

“Nantinya, kita menggunakan produk lokal yang ada di kota Jayapura dengan melibatkan anak-anak Papua selama kegiatan dua hari tersebut,” imbuhnya.

Dalam kegiatan lomba, pertunjukan dan pameran kriya serta kuliner itu, kita mengangkat fashion bagi kalangan kaum milenial yaitu hairstyle atau gaya rambut dengan tema kecilnya “Irian Style”.

Jadi kata Matias, Irian style, anak-anak Papua menampilkan model rambut, janggut atau brewok yang didukung oleh outfit atau pakaian yang fashion. Bisa juga dikombinasikan dengan noken, gelang dan dan topi Papua. Jadi betul-betul kekuatan utama dari fashion kita di Irian style ini yang ditampilkan adalah rambut sebagai penilaian utama dan juga pakaian yang ada.

Matias juga menjelaskan, kegiatan ini tidak dilombakan, tapi diminta kepada warga masyarakat kota terutama kaum milenial untuk datang dengan berbagai macam gaya rambut dan pakaian yang unik untuk memeriahkan acara tersebut.

“Kita juga masih berkoordinasi dengan beberapa kegiatan lain seperti, aktivitas ataupun olahraga-olahraga kampung yang akan kita hidupkan kembali, namun masih membangun koordinasi dengan pihak yang bertanggung jawab untuk ikut berpartisipasi,” tandasnya.

Tentunya selama dua hari itu, ada akan ada pameran kriya kuliner, lomba dancer, yospan, reggae dan khusus untuk lomba-lomba ini yang menjadi pemenang akan tampil di malam puncak pada tanggal 20 di panggung utama depan para pejabat pemerintah Kota Jayapura.

Nama kegiatan adalah Irian kreatifik Irian Creative Week. Ungkap Matias, dinamakan Irian Creative Week, karena kegiatan ini berada tepat di Jalan Irian. Jadi nanti sepanjang Jalan Irian akan ditutup selama dua hari dan akan dilakukan aktivitas ekonomi masyarakat di situ.

Ke depan minimal setiap bulan ataupun tiga bulan sekali areal Jalan Irian akan ditutup dan ada aktivitas ekonomi jual beli dan juga kreativitas anak muda bisa muncul di situ, dari jam 06.00 sore sampai jam 10.00 malam dengan tujuan kita membangkitkan kembali ekonomi masyarakat setelah terpuruk dari pandemi Covid-19 yang sudah hampir 3 tahun ini.

Sehingga, kegiatan Pariwisata bisa kembali lagi dan sementara ini sasaran masih pada masyarakat lokal yang ada di kota Jayapura karena Covid-19 masih ada sehingga perjalanan orang dari dan ke Papua masih sangat terbatas

Harapan kita, ekonomi masyarakat tidak terpuruk, kreativitas mereka seperti kuliner, kriya tidak terputus dan bisa dibeli oleh masyarakat lokal dan bisa kita usahakan untuk penjualan secara online. Ke seluruh Indonesia maupun seluruh dunia terkait dengan hasil-hasil produk yang ada.

Dikatakan, lomba-lomba ini untuk menghidupkan kembali pada pelaku seni dan budaya yang ada di kota Jayapura dan juga terpuruk. Dikatakan seni pertunjukan ini sudah semakin berkurang karena Covid.

Mathias menambahkan, kegiatan ini berada di titik nol, pusat kota Jayapura dan tempatnya berada di Jalan Irian di mana ada beberapa bangunan sejarah yang ingin kita hidupkan kembali yang salah satunya adalah gedung dewan kesenian tanah Papua, begitu juga Taman Yos Sudarso Imbi dan Bioskop Imbi.

Ini merupakan bangunan-bangunan tua peninggalan yang masih bisa kita lihat sampai dengan saat ini dan perlu kita lestarikan. Bahkan dikatakan kota tua juga berada di Jalan Irian tersebut,” tutup Kadispar Matias.