Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Wilayah Papua Resmi Dilantik

Suparni Bahlil Kembali Dipercayakan Pimpin IPEMI Papua

Ketua IPEMI wilayah Papua, Ibu Sri Suparni Bahlil, S, Sos saat mengibarkan bendera pataka sebagai tanda IPEMI Papua bakal menggaung di seluruh tanah Papua

Jayapura, Teraspapua.com – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (ipemi) resmi dilantik. Pelantikan digelar di Hotel Horison Kotaraja secara virtual oleh ketua umum IPEMI, Hj. Ingrid Kansil, S. Sos, Jumat ( 2/9/2022).

Momen ini dibawa sorotan tema. Bersinergi Bersama Pemerintah dan Masyarakat Dalam Membangun Kwalitas Sumber Daya Manusia di Tanah Papua “Kerja Cerdas Kerja Keras”

Istri Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Ibu Sri Suparni Bahlil, S, Sos kembali dipercayakan untuk memipin IPEMI Papua 5 tahun ke depan.

Pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan ketua umum oleh sekretaris jenderal nomor: 012/Sk/I/PT ipemi/ XV/ 2022 tentang, pengesahan pengurus wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Provinsi Papua periode 2021-2026. Turut menyaksikan pelantikan ini oleh ketua-ketua wilayah Indonesia dan juga pengurus IPEMI luar negeri yang ada di 15 negara.

Ketua IPEMI wilayah Papua, Ibu Suparni Bahlil, S, Sos mengatakan, membesarkan organisasi ini adalah tugas bersama dan bukan pribadi. IPEMI adalah organisasi muslima yang sangat besar. Saya sudah diamanatkan satu periode dan kini dilanjutkan lagi periode yang kedua.

“Sesuai dengan visi dan misi pemerintah provinsi Papua. kita bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka menciptakan iklim usaha yang ada di Papua,” kata Suparni Bahlil.

Setela dipercayakan untuk 2 periode, Suparni Bahlil mengaku akan bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder manapun, begitupun organisasi-organisasi di Papua.

Istri Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini juga berharap, ada kerjasama dari semua pihak untuk sama-sama menumbuhkan perekonomian di tanah Papua.

Diapun mengakui, Papua sangat kaya sumber daya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa, sehingga sangat diyakini jika bersinergi bersama maka bisa membangkitkan perekonomian Papua untuk lebih baik lagi ke depan.

Organisasi Muslimah yang ada di Provinsi Papua dalam pengembangan dunia usaha harus konsisten dan bersama-sama bangkit, khususnya di masa pandemi covid-19, agar tetap menjadi muslimah – muslimah yang mandiri dan maju.

“Memang semua merasakan dampak dari pandemik covid-19. Bukan hanya kita sendiri di Papua atau Indonesia tapi seluruh dunia, untuk itu kenapa kita harus bersinergi, karena saatnya kita harus berkolaborasi untuk menciptakan kesuksesan, keberhasilan karena itu tidak bisa bekerja sendiri,” papar Suparni Bahlil.

IPEMI siap menurut Suparni Bahlil, siap bersinergi dengan pihak manapun terutama berkaitan dengan usaha-usaha khusus yang ada di Papua.

Suparni Bahlil juga menambahkan, setelah dilantik Ini salah satu program prioritas yang akan dilakukan yaitu membentuk pengurus daerah, karena hampir 3 tahun negara ini termasuk Papua dilanda pandemi covid 19 sehingga tertunda.

“Jadi, kami sudah membentuk dua pengurus daerah yaitu kota dan kabupaten dan sudah ada perencanaan untuk membentuk di Kabupaten Timika. Biak dan juga Kabupaten Sarmi dan Keerom,” tuturnya.

Suparni Bahlil, pada kesempatan itu juga mengajak semua pengurus agar yang baru saja dilantik harus amanah, bertanggung jawab atas apa yang telah kita ikrarkan.

“Itu merupakan wujud organisasi, seraya mengajak kaum perempuan yang ada di Papua bisa bergabung dengan Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia. walaupun identik dengan Muslimah tapi pihaknya membuka diri dan siap bersinergi dengan organisasi manapun,” ujarnya.

Sementara Gubernur Papua Dalam sambutan yang diwakili oleh Asisten Satu Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Doren Wakerkwa mengatakan, Ikatan pengusaha muslim Indonesia didirikan sebagai wadah kemasyarakatan untuk meningkatkan peran dan kontribusi pengusaha muslimah melalui UMKM di Papua pada khususnya.

“IPEMI harus bisa bersinergi bersama pemerintah, perbankan maupun pihak swasta lainnya yang bisa memberikan dukungan atas pengembangan usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju kemandirian ekonomi,” kata Gubernur.

Gubernur Papua juga berharap IPEMI Papua tetap menjunjung tinggi aturan main organisasi, hanya dengan kondisi inilah maka organisasi ini dapat berjalan dengan sukses, serta menghasilkan perempuan-perempuan mandiri,” pungkas Gubernur.

(let)