Jayapura, Teraspapua.com – Masyarakat Kota Jayapura, Papua khususnya warga Kampung Nafri, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Benhur Tomi Mano (BTM) selama dua periode menjabat sebagai Wali Kota Jayapura.
Salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pengelolaan beasiswa khusus yang dinilai sangat baik dan berdampak langsung pada masa depan anak-anak Papua.
Program beasiswa yang digagas BTM mampu menjangkau pelajar dan mahasiswa baik yang menempuh pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri.
Banyak di antara mereka berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan kembali dengan membawa prestasi, yang menjadi kebanggaan bukan hanya bagi orang tua, tetapi juga Pemerintah Kota Jayapura serta masyarakat Port Numbay secara luas.
Mama Wice Merahabia, salah satu warga Kampung Nafri, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian BTM terhadap pendidikan anak-anak Papua. Ia mengakui bahwa dirinya sebagai perwakilan dari mama-mama Papua merasa bersyukur karena mendapatkan kesempatan melalui program beasiswa tersebut.
“Saya adalah perempuan Papua asli dari Kampung Nafri. Kedua anak saya bisa menjadi sarjana berkat beasiswa yang diberikan oleh Benhur Tomi Mano saat masih menjabat sebagai wali kota. Mulai dari SD, SMP, SMA hingga kuliah, mereka dibiayai. Ini adalah buah dari program afirmasi yang diperjuangkan oleh BTM untuk anak-anak Port Numbay,” ungkap Mama Wice pad acara tatap muka terbatas di kediaman keondoafian besar Sambekra Kampung Nafri, Kamis (31/7/2025).
Ia juga berharap agar ke depannya program beasiswa ini tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak asli Port Numbay saja, tetapi juga bisa diberikan kepada warga non- Papua yang sudah lama tinggal di tanah Papua dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Saudara-saudara kita yang bukan asli Papua tapi sudah lama tinggal dan membangun di sini juga layak mendapatkan kesempatan. Saya berharap jika BTM-CK terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, program ini bisa diperluas,” tambahnya.
Tak hanya dalam bidang pendidikan, warga juga mengapresiasi berbagai keberhasilan BTM dalam membangun Kota Jayapura, termasuk dalam tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
Noak Merahabia, warga Kampung Nafri lainnya, menyebut bahwa ia adalah pendukung fanatik BTM sejak awal. Ia menilai bahwa banyak perubahan signifikan telah terjadi di kampungnya sejak BTM memimpin Kota Jayapura.
“Saya tinggal di Kampung Nafri, dan saya sudah menyaksikan langsung kerja nyata BTM. Dulu kampung ini gelap, tapi sejak kepemimpinan beliau, dari ujung ke ujung
Kampung Nafri sudah terang benderang dengan penerangan jalan. Lapangan bola di kampung ini juga sudah diperbaiki dan banyak ibu-ibu dari kampung kami bekerja di Dinas Kebersihan Kota Jayapura. Itu semua berkat kepemimpinan BTM,” ujarnya.
Kini, saat Benhur Tomi Mano mencalonkan diri sebagai Gubernur Papua berpasangan dengan Constant Karma salah satu putra terbaik dari wilayah adat Saireri asal Kampung Dwaar, Kabupaten Biak Numfor dukungan dari masyarakat Kampung Nafri semakin menguat.
“Kami siap mendukung BTM sebagai Gubernur Papua bersama Constant Karma sebagai wakil. Mereka adalah pasangan yang ideal, dan kami percaya akan membawa perubahan besar bagi seluruh tanah Papua,” tegas Noak Merahabia.
Dalam pertemuan terbatas yang digelar di Kampung Nafri, masyarakat juga menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi anak-anak asli Papua yang tinggal di pusat kota Jayapura namun masih banyak yang hanya bekerja sebagai juru parkir.
“Anak-anak Papua yang tinggal di kota masih banyak yang hanya bisa bekerja sebagai tukang parkir. Kami bertanya-tanya, apakah pemerintah bisa melihat dan mengatasi persoalan ini? Mereka tinggal di tanah sendiri, tapi seperti tidak mendapat perhatian,” pungkas Noak.
Dengan berbagai harapan dan apresiasi ini, masyarakat Kampung Nafri menyatakan komitmennya untuk mendukung BTM-CK dalam Pilkada mendatang, demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
(har/rck)








