Senggi, Teraspapua.com – Calon Gubernur Papua nomor urut 1,Benhur Tomi Mano (BTM), menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Keerom, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA), jika dirinya dipercaya memimpin Papua.
Hal itu disampaikannya kampanye terakhir, tatap muka dan dialog terbuka bersama masyarakat Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Sabtu (2/8/2025).
Dalam kesempatan itu, BTM menyampaikan bahwa Kabupaten Keerom memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah, seperti emas dan kayu, namun belum sepenuhnya memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat adat setempat.
Oleh karena itu, salah satu program prioritas yang akan diusungnya jika terpilih adalah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) khusus yang mengatur tentang perlindungan dan pengelolaan SDA di wilayah tersebut.
“Kalau saya jadi gubernur, saya akan keluarkan Perda khusus tentang penanganan sumber daya alam di Kabupaten Keerom. Harus ada keberpihakan terhadap rakyat atas emas dan kayunya,” tegas BTM di hadapan warga yang hadir.
BTM menilai bahwa selama ini masyarakat adat di Keerom hanya menjadi penonton dalam pengelolaan kekayaan alam di tanah mereka sendiri.
Ia menyatakan, pendekatan baru berbasis keberpihakan dan keadilan perlu dihadirkan agar hasil kekayaan alam benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga lokal.
Selain mengatur perlindungan hutan dan hasil tambang, Perda yang dimaksud juga akan mencakup tata kelola pemanfaatan yang adil, perlindungan hak ulayat, serta pelibatan masyarakat adat dalam pengawasan dan pemanfaatan SDA.
“Kita tidak boleh terus membiarkan sumber daya kita diambil tanpa regulasi yang melindungi hak masyarakat adat. Ini waktunya kita bertindak,” tambahnya.
BTM berharap kehadiran Perda tersebut akan menjadi solusi konkret terhadap ketimpangan pengelolaan SDA yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Keerom, sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup Papua.
Dengan tekad membangun Papua dari pinggiran, ia mengajak masyarakat Keerom untuk bersatu dan mendukung visi perubahan yang berkeadilan dan berbasis kearifan lokal.
(har/rck)








