Mandala Series Badminton Open Tournament 2025 Diikuti 274 Atlet dari Empat Provinsi Tanah Papua

Jayapura, Teraspapua.com – Sebanyak 274 atlet bulutangkis dari empat provinsi di Tanah Papua ambil bagian dalam ajang Mandala Series Badminton Open Tournament 2025, yang resmi digelar pada 3-8 Oktober 2025 di GOR Wiguna, Abepura, Kota Jayapura.

Turnamen yang telah menjadi agenda tahunan ini kembali digelar dengan semangat pembinaan dan pengembangan atlet muda Papua. Para peserta berasal dari 22 perkumpulan bulutangkis yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 186 atlet putra dan 88 atlet putri siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.

Wali Kota Jayapura yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kota Jayapura, Abisai Rollo, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara atas konsistensi mereka dalam menyelenggarakan event ini setiap tahun.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Bapak Rudi dan Ibu yang setiap tahun menyelenggarakan turnamen badminton ini. Dari ajang seperti inilah kita bisa menghasilkan atlet-atlet bulutangkis yang luar biasa. Anak-anak usia pembinaan akan bertumbuh menjadi pemain profesional yang mampu mewakili daerahnya masing-masing,” ujar Abisai saat membuka turnamen.

Lebih lanjut, Abisai menekankan bahwa kejuaraan ini bukan semata-mata soal menang atau kalah, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan jangka panjang yang berkelanjutan.

“Dalam pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Yang menang harus bersyukur, sementara yang kalah menganggap itu sebagai keberhasilan yang tertunda. Yang terpenting, kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk menjauhkan generasi muda dari hal-hal negatif seperti narkoba dan ganja,” katanya.

Sebagai Ketua KONI, Abisai juga menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen mendukung pengembangan olahraga di Papua, meskipun saat ini tengah dilakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor.

“Ke depan, kita akan menggelar event-event olahraga yang lebih besar lagi. Pembinaan generasi muda Papua melalui olahraga harus terus berjalan karena ini adalah bagian penting dalam membangun masa depan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Steven menjelaskan bahwa ajang Mandala Series tahun ini tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan evaluasi hasil pembinaan atlet di masing-masing daerah.

“Tujuan utama kejuaraan ini adalah sebagai ajang silaturahmi antar insan olahraga, sekaligus mengukur prestasi berdasarkan hasil pembinaan atlet di masing-masing perkumpulan. Tahun ini kami mempertandingkan 13 kategori sesuai dengan kelompok umur,” jelas Steven.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, Mandala Series Badminton Open Tournament 2025 diharapkan dapat menjadi titik tolak lahirnya bintang-bintang baru dari Tanah Papua yang kelak mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

(red)