Jayapura, Teraspapua.com – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan harapan besar kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru menyelesaikan pelatihan Prajabatan di Rindam XVII/Cenderawasih.
Kepada awak media, Rustan menegaskan bahwa seluruh materi, pesan, dan nilai-nilai yang diterima selama pelatihan harus menjadi perhatian serius dan pegangan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Menurut Rustan, prajabatan merupakan proses pembentukan karakter dan profesionalisme yang menjadi fondasi penting bagi setiap pegawai baru. Karena itu, ia berharap seluruh peserta mampu mendalami, memahami, dan menerapkan seluruh ilmu serta pembinaan yang diberikan.
“Prajabatan ini sangat penting untuk membentuk pola pikir dan pola kerja yang lebih baik. Ini demi peningkatan kinerja aparatur pemerintah,” ujarnya.
Rustan menyampaikan bahwa seluruh pegawai yang mengikuti prajabatan harus memandang materi pelatihan sebagai modal utama dalam menjalankan tugas. Transformasi pola pikir dan pola kerja, mulai dari disiplin, integritas, hingga etika pelayanan publik, wajib diterapkan secara konsisten.
Rustan mengingatkan bahwa aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan profesional yang besar karena digaji oleh rakyat melalui negara. Oleh sebab itu, pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama.
“Teman-teman CPNS telah diberi SK dan sudah dilatih. Maka wajib menunjukkan produktivitas dan tanggung jawab, baik di kantor kelurahan, distrik, puskesmas, maupun unit pelayanan lainnya,” tegasnya.
Rustan juga menekankan agar pegawai baru tidak mempersulit masyarakat dalam pelayanan publik. Sebaliknya, mereka harus menjadi garda terdepan yang memberikan pelayanan ramah, cepat, dan berkualitas.
“Jangan pernah mempersulit masyarakat. Tugas kita adalah mempermudah dan melayani dengan sikap yang baik agar warga Kota Jayapura merasa puas dengan pelayanan yang diberikan,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Rustan Saru optimistis bahwa jika seluruh CPNS dan PPPK mampu mengamalkan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara, maka perubahan positif dalam birokrasi akan terlihat nyata. Mulai dari perbaikan mentalitas, pola pikir, cara kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami tidak ingin mendengar adanya pelayanan buruk. Semua masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan memuaskan. Ini komitmen bersama untuk mewujudkan birokrasi yang responsif dan melayani,” tegasnya.
Rustan berharap para CPNS dan PPPK yang baru menyelesaikan prajabatan dapat menjadi aparatur profesional, berintegritas, dan mampu membawa perubahan nyata dalam pelayanan publik di Kota Jayapura.
Pelatihan prajabatan ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya ASN yang berkualitas, berdedikasi, serta mampu menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab.
(red)














