Tembus Medan Terjal, Satgas TNI Antar Anak Sekolah di Pedalaman Tolikara

Tolikara, Teraspapua.com – Di tengah keterbatasan sarana transportasi dan medan pegunungan yang terjal di wilayah Papua Pegunungan, kehadiran prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY “Badak Hitam” menjadi harapan baru bagi anak-anak sekolah di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Melalui Pos Komando Utama (Kout) Karubaga, personel Satgas secara rutin membantu mengantar anak-anak menuju sekolah menggunakan kendaraan dinas. Upaya ini dilakukan agar para siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan aman, nyaman, dan tepat waktu, Jumat (22/5/2026).

Kondisi geografis yang menantang membuat anak-anak di Kampung Karubaga harus berjalan kaki sejauh kurang lebih tiga kilometer setiap hari untuk mencapai sekolah. Perjalanan tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga kerap menyebabkan mereka datang terlambat.

Melihat kondisi tersebut, personel Satgas Yonif 511/DY Pos Kout Karubaga tergerak untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah yang menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Karubaga, Serda Dimas Rangga, mengatakan pendidikan merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan generasi muda, sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Anak-anak di sini memiliki semangat belajar yang tinggi meskipun harus menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki di medan pegunungan. Kehadiran kami diharapkan dapat membantu mereka agar lebih mudah dan aman menuju sekolah,” ujar Dimas.

Ia menegaskan, bantuan transportasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam mendukung program mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan.

“Semoga kegiatan ini dapat mempermudah anak-anak dalam menuntut ilmu, sehingga ke depan mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan membanggakan,” katanya.

Suasana penuh kehangatan terlihat saat anak-anak dengan wajah ceria menaiki kendaraan dinas TNI untuk diantar ke sekolah. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga membawa semangat dan harapan baru bagi dunia pendidikan di pelosok Papua.

Salah satu orang tua siswa, Misya Kogoya (39), mengaku sangat terbantu dengan kepedulian yang diberikan oleh Satgas Yonif 511/DY.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena bapak-bapak TNI peduli kepada anak-anak kami. Dengan bantuan ini, mereka tidak terlalu capek berjalan jauh ke sekolah,” ungkapnya.

Di balik tugas menjaga keamanan wilayah, Satgas Pamtas Yonif 511/DY kembali menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya melalui aspek pertahanan, tetapi juga hadir lewat aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi muda di daerah terpencil.

(red)