Setela Dirillis Oleh Ditjen Dukcapil, Jumlah Penduduk Kota Jayapura Diperkirakan 364. 398 jiwa

Kadis Dukcapil kota Jayapura Raymond Mandibondibo saat mengikuti pengawasan Perda Adminduk di ruang rapat DRPD kota Jayapura.

Jayapura, Teraspapua.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) kota Jayapura Raymond Mandibondibo mengatakan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri RI, akan merilis data jumlah penduduk secara Nasional termasuk Kota Jayapura.

“Jadi, kita dapat prediksi sesuai hasil perhitungan Dispendukcapil bahwa setela dirilis nanti, jumlah penduduk berada di angka 364. 398 jiwa. Jadi ada penambahan sekitar 1. 400 jiwa,” kata Raymond kepada Teraspapua.com, Senin (24/1) di kantor Wali Kota.

Dia juga menjelaskan, dari jumlah penduduk tersebut akan dirilis oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dan diperkirakan pada bulan Januari atau Februari nanti.

Secara nasional, Dispendukcapil kota Jayapura diberikan target untuk mengejar realisasi baik perekaman e-ktp, Kartu Identitas Anak (KIA) dan akte kelahiran.

” Dan secara nasional target dan realisasi Dispendukcapil kota Jayapura sangat baik, bahkan untuk provinsi Papua dan Papua Barat berkinerja paling tinggi,” ungkap Raymond.

Pada kesempatan tersebut Raymond juga menggambaran data penduduk kota Jayapura semester I untuk periode bulan Januari sampai Juni 2021, dimana distrik Jayapura Utara jumlah penduduk secara umum 85, 353, Orang Asli Papua 46, 418 dan Port anumbay 1, 503.

“Kemudian distrik Jayapura Selatan jumlah penduduk secara umum 93, 497, OAP 44, 967, Port Numbay 3, 062. Distrik Abepura jumlah penduduk, 109, 245, OAP 52, 143, Port Numbay, 5, 759,” rinci Raymond.

Lanjut Raymond merincikan untuk Distrik Heram, jumlah penduduk secara umum 56, 037, OAP 32, 389, Port Numbay 3, 371. Sedangkab distrik Muara Tami, jumlah penduduk secara umum 18, 866, OAP, 6,915, Port Numbay 15, 996.

“Jadi total penduduk kota Jayapura yang ada di 5 distrik sebanyak 362, 998, OAP 182, 832 dan penduduk pertumbuhan sebesar 15, 996 jiwa,” ujarnya

Lebih lanjut Raymond menguraikan, gambaran umum perkembangan penduduk kota Jayapura bulan Juli sampai Desember 2021.

“Jadi, pergerakan penduduk pindah datang dan keluar hampir sama setiap bulan bawa selalu warga yang mengurus pindah keluar lebih tinggi dari warga yang mengurus pindah masuk,” ungkap Raymond.

Contoh, pada bulan Desember 2021 pindah datang 475 orang, pindah keluarnya 571 orang,” imbuhnya.

Jadi, peluang untuk bertambahnya penduduk kota Jayapura yang bisa kita lakukan yaitu penertiban penduduk luar yang belum memiliki KTP kota Jayapura.

“Jumlah penduduk kota Jayapura 364. 398 itulah yang terdata. Untuk itu ditegaskan penduduk luar yang masuk ke kota Jayapura diusahakan untuk mendaftar di aplikasi e-Waniambey sebagai penduduk non permanen atau hanya rencana sementara di kota Jayapura.

Dari catatan kita 2018 sampai saat ini yang mendaftar sebagai penduduk sementara 1.030 orang, permasalahan setelah mendaftar kita tidak mengetahui sampai saat ini keberadaan mereka apakah mereka sudah mengurus KTP kota Jayapura atau mungkin saja masih menggunakan KTP sementara.

Raymond juga mengatakan, pada 8 September 2021 kita mendapat data korban kebakaran di belakang pasar Youtefa sebanyak 499 KK atau 1.070 jiwa. Yang memiliki KTP kota Jayapura 37 KK.

Kendati begitu, pemerintah kota Jayapura melalui Dispendukcapil melakukan berbagai upaya, bekerja sama dengan Distrik, Kelurahan dan RT/ RW untuk berusaha mencari warga – warga yang masih KTP luar.

Remon juga mengakui, untuk menjadi penduduk kota Jayapura sangat dipermudah. Tahun 2022 kita tingkatkan tentu dengan dukungan DPRD kota Jayapura bahkan dua kali lipat kita melakukan kegiatan,” tutup Raymond.

(Let)