Raih Anugerah Perempuan Indonesia, Kristhina Mano Ingin Perempuan Papua Maju dan Mandiri

Jayapura, Teraspapua.com – Sosok Ibu Kristhina R.I.L Mano, S. IP, M. AP, adalah perempuan Papua asal kota Jayapura yang cerdas dan memiliki komitmen yang tinggi untuk berkarir.

Selain sebagai ketua Tim Penggerak (TP) PKK kota Jayapura karena melekat sebagai istri Wali Kota Jayapura, tapi juga menapaki di dunia politik, yang kini sebagai anggota DPR Papua dari Fraksi PDIP Perjuangan.

Bukan itu saja karir yang melekat pada pribadi yang mandiri ini. Tapi juga di dapuk sebagai ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Papua, bahkan dalam dunia olahraga sebagai ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Papua.

Sosok yang visioner ini dalam perjalanan karirnya diwarnai berbagai kesuksesan, sehingga berhasil memperoleh anugerah perempuan Indonesia 2021 untuk kategori pemimpin organisasi perempuan dan Olahraga Provinsi Papua dari Economic Review.

Dengan memperoleh anugerah API 2021 ini tentu ada pesan yang disampaikan.

“Saya ingin perempuan Papua harus menjadi perempuan yang maju dan mandiri,” cetusnya usai menerima penghargaan yang di serahkan oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Senin (14/2) bertepatan dengan momen hari Valentine.

Jadi, perempuan Papua tidak boleh kalah dengan perempuan yang ada di kota-kota lain dan juga laki-laki, karena perempuan Papua memiliki potensi yang sama di dalam ruang publik.

Namun ditekankan Khristhina, harus berlandaskan pada adat istiadat Papua yakni perempuan adalah nomor 2 atau perempuan selalu ada setelah kaum laki-laki.

Dikatakannya, ketika perempuan Papua diberikan ruang yang sama di dalam ruang public mereka mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Sebagai perempuan juga harus terus berbenah diri disiplin, mandiri dan mampu berkarya ketika tanggung jawab itu diberikan,” ujarnya.

Selain itu kata Kristhina, perempuan Papua saat ini banyak yang menduduki jabatan-jabatan strategi di baik itu birokrasi maupun dalam dunia politik.

Yang terpenting ditekankan, sebagai perempuan Papua harus tau menempatkan diri dengan baik sesuai dengan tradisi dan adat istiadat Papua

Politisi PDI Perjuangan Papua ini mengatakan, sebagai perempuan ketika berada di lingkungan kerja kita harus profesional namun ketika sampai di rumah kita harus menyadari perannya sebagai seorang istri. Dimana harus mengurus anak, suami dan juga orang tua bahkan diri kita sendiri.

Untuk itu, perempuan pada umumnya kita tidak berpikir harus tinggal di rumah, tetapi kita harus memberikan kesempatan tanggung jawab yang sama dengan kaum laki-laki.

Oleh sebab itu, semua kaum perempuan Papua dan kota Jayapura kita menunjukkan bahwa kita perempuan yang punya tanggung jawabnya sama dengan kaum laki-laki.

“Kita bisa menjadi pemimpin dimana saja kita di tempatkan, tetapi kita juga tidak boleh lupa bahwa kita mempunyai kuadrat yang tidak bisa dimiliki oleh kaum laki-laki

“Saya berterima kasih, karena dianugerahkan penghargaan dari Perempuan Pemimpin Indonesia, dengan penganugerahan ini menjadi motivasi bagi saya ke depan dan lebih mampu untuk menjadi seorang perempuan tetapi juga menjadi panutan bagi perempuan lain untuk menjadi pemimpin di kota Jayapura dan provinsi Papua,” paparnya.

(tp-01)