Jayapura, Teraspapua.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo direkomendasikan untuk menjabat Karteker atau Penjabat (Pj) Gubernur provinsi baru Papua Selatan.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua, Lenis Kogoya dalam keterangan via telepon Kamis (30/06/2022) mengungkapkan, baginya dan seluruh pengurus LMA Provinsi Papua bahwa Nikolaus Kondomo adalah orang yang tepat.
Selain sebagai seorang birokrat, kata lenis Kogoya, Nikolaus Kondomo adalah orang yang benar-benar bersih dan berintegritas, Hal ini bisa dibuktikannya karena selama memimpin Kejaksaan Tinggi Papua dia mampu mengungkap kasus-kasus besar.
“Selain itu dia juga adalah orang yang dekat dengan masyarakat adat. Lenis Kogoya mengkisahkan, saat dirinya melantik LMA Kota Jayapura, Kondomo ikut hadir, seraya mengakui dia sangat dekat dengan adat sehingga cocok dan kami rekomendasikan” tegasnya..
“Dia cocok menjabat sebagai Pj Gubernur di Papua Selatan karena dia berasal dari sana dan pasti pemerintahan awal disana juga akan baik, nantinya karena dia orang bersih dan punya pengalaman” pungkasnya.
KAJATI Papua Bersama Ketua LMA Papua Saat duduk bersama disebuah acara adat di Sentani, kabupaten Jayapura Selasa 28 Juni 2022.
Karir Cemerlang Nikolaus Kondomo, Yaitu Putra Papua pertama Menjabat KAJATI
Untuk pertamakalinya, ada putra Papua asli dipercaya menduduki jabatan kepala kejaksaan tinggi. Namanya Nikolaus Kondomo.
Senin (18/11) Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melantik Nikolaus sebagai (Kajati) Papua. Pelantikan digelar di Gedung Baharuddin Lopa, Komplek Kejaksaan Agung. Di saat yang sama, Jaksa Agung juga melantik Kepala Kejaksaan Tinggi Banten (Kajati Banten) Rudi Prabowo Aji.
Sebelum menduduki Kajati Papua, Nikolaus adalah Wakil Jaksa Tinggi Papua. Dia mengganti posisi Hefinur yang semula Kajati Papua. Sedang Hefinur menggantikan posisi Rudi Prabowo.
Nikolaus mulai menjabat dalam jabatan struktural sebagai Kasi Intel Kejari Sorong. Kemudian Kajari Fakfak dan Asisten Pidana Khusus pada Kejati Papua.
Setelah itu, Nikolaus memulai kariernya di luar Papua sebagai Kajari Sleman, kemudian Asisten Pengawasan Kejati Jawa Timur dan promosi jadi Koordinator pada JAM Datun.
Karirnya terus melejit dan dia dipercaya jadi Wakil Jaksa Tinggi Kalimantan Tengah. Tidak lama balik ke Papua sebagai Wakil Jaksa Tinggi Papua dan kini menjadi Kajati Papua.














