<
PAPUA  

DPW Asosiasi Profesi Widyaiswara Papua Resmi Dilantik

Jayapura, Teraspapua.com – Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asossiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI), Dr. Boediarso Teguh Widodo, M,E resmi mengukuhkan dan melantik Dewan Pimpinan Wilayah Asossiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (DPW APWI) Provinsi Papua periode 2023 -2027.

Pengukuhan dan Pelantikan berlangsung di aula Badan Diklat Provinsi Papua Kotaraja dalam, Senin (22/5/2023) pagi dan disaksikan oleh Plh Gubernur Papua, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, S.E., M.M yang diwakili oleh Kepala BPSDM, Aryoko A. F. Rumaropen, SP, M, Eng.

Dr. Sonny Liston Kafiar, M. Si dipercayakan sebagai Ketua DPW APWI Provinsi Papua, sementara Elisabeth Johana Urbinas, SP.,MM sebagai Sekertaris. Yang tentu bersama 37 anggota lain akan bekerja sama dalam membangun organisasi profesi ini/

Boediarso Teguh Widodo dalam sambutan menyebutkan, upacara pelantikan dan pengukuhan DPW APWI Provinsi Papua hari ini menjadi momentum untuk saling mengukuhkan, mengokohkan kita dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Itulah tugas mulia dari para Widyaiswara sebagai guru bangsa dan guru birokrasi. Selama 4 tahun kepemimpinan DPP APWI, banyak perubahan-perubahan mendasar tela dilakukan melalui program transformasi organisasi dan rebranding organisasi,” ujar Teguh Widodo.

Dikatakan, transformasi dan rebranding dilakukan, karena sejak ikatan Widyaiswara Indonesia di bentuk, organisasinya ada tetapi kehadiran tidak terlalu dirasakan oleh para anggotanya.

“Untuk itu kita harus merubah image sejalan dengan adanya perubahan, itu sebabnya suka tidak suka, mau tidak mau Widyaiswara harus berubah menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kompetensi ASN kita,” terangnya.

Itu sebabnya lanjut Teguh Widodo, dalam era digitalisasi saat ini, kita harus berdiri di depan untuk mengembangkan pembelajaran terintegrasi dalam mengawal pengembangan kompetensi ASN menuju birokrasi berkelas dunia.

Untuk itu dalam rangka mewujudkan visi dan misi asosiasi profesi widyaiswara Indonesia. Visinya adalah menjadi organisasi profesi yang unggul.

“Dengan idealis utama yaitu mengangkat harkat dan martabat Widyaiswara melalui transformasi dan rebranding. Kemdudian menjadi sarana pengembangan kompetensi ASN, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar Teguh Widodo.

Teguh Widodo juga minta rekomendasi kebijakan program yang dihasilkan melalui musyawarah wilayah (Muswil) APWI Provinsi Papua hendakny rekomendasi program-program yang dihasilkan untuk membangun program kerja.

“Hendaknya program kerja DPW APWI Provinsi Papua mengacu kepada program kerja DPP APWI serta berlandaskan kepada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” pesan Teguh Widodo.

Teguh Widodo juga minta, DPW APWI Provinsi Papua bersinergi dan berkolaborasi dengan BPSDM Provinsi Papua, bersama-sama dengan perangkat daerah di kabupaten kota di Papua untuk mengawal pengembangan kompetensi ASN.

“Harapan saya kehadiran DPW APWI Provinsi Papua memberikan manfaat yang sebesar besarnya, baik di organisasi BPSDM maupun seluruh perangkat daerah Provinsi Papua,” tandasnya.

Sementara Plh Gubernur Papua, RIdwan Rumasukun dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko A. F. Rumaropen mengatakan, dalam menghadapi dinamika pembangunan Asossiasi Profesi Widyaiswara Indonesia sebagai wadah untuk menghimpun pejabat, memiliki kewajiban melaksanakan tugasnya di bidang pelatihan, pengembangan pelatihan dan penjaminan mutu pelatihan sesuai dengan tuntutan perubahan zaman.

“Untuk itu sebagai Widyaiswara, kita dituntut untuk bisa mentransformasi diri sebagai guru bangsa yang tidak sekedar mengasah pengetahuan, tapi juga bertanggungjawab terhadap hakekat revolusi mental ASN yang berakhlak sebagai pelayan dalam mengabdikan diri pada masyarakat bangsa dan Negara,” jelasnya.

Untuk itu, dengan terbentuk dan dikukuhkannya DPW APWI Provinsi Papua, diharapkan fungsi organisasi asosiasi profesi ini dapat berkolaborasi dengan peran lembaga BPSDM dalam mendorong Widyaiswara untuk menjadi role model menciptakan inovasi, trobosan perubahan penyeimbangan kompetensi ASN yang professional.

Widyaiswara harus memiliki integritas dan kecepatan serta mampu beradaptasi dengan kondisi perubahan yang sedang terjadi, salah satu kemajuan teknologi informasi, maka kompetensi Widyaiswara memanfaatkan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran harus lebih inovatif kreatif dan adaptif,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua DPW APWI Provinsi Papua, Sonny Liston Kafiar janji langka awal yang akan dikerjakan yaitu konsolidasi dengan melakukan pendataan, kemudian penataan administrasi.

“Sehingga para Widyaiswara dalam pembinaan dan pengembangan karir maupun kompetensi dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Sony.

DPW APWI Provinsi Papua Kata Sonny, akan melakukan komunikasi dengan pimpinan daerah untuk bisa mendapatkan dukungan-dukungan program.

“Begitu juga anggaran maupun kegiatan, sehingga dapat memberikan hal-hal positif bagi Widyaiswara dalam ikut berkontribusi di luar tugas pokoknya sebagai pengajar, menjamin mutu pelatihan dan juga bisa menjadi pemicu perubahan-perubahan dalam pola pikir cara pandang dari masyarakat yang ada di Papua,” ujar Sonny

Sahut Sonny, kerjasama akan menjadi kekuatan kami atau team work, seraya mengharapkan dukungan dari semua teman-teman baik, senior maupun sahabat dan rekan yang berfungsi sebagai Widyaiswara

“Mari kita bergandengan tangan, bersatu melakukan kerja-kerja, membangun SDM ASN dan non ASN di Provinsi Papua menjadi lebih berkualitas menuju ASN yang unggul dan profesional dalam melakukan tugas-tugasnya melayani masyarakat Papua.” pesan Sonny, seraya menutup statemen.

(Har)