Pengurus Kerukunan Keluarga Sulut Kotaraja Periode 2023-2027 Dilantik, BTM Jadi Ketua

Foto bersama Pengurus Kerukunan Keluarga Sulut Kotaraja, periode 2023-2027 dengan Ketua Umum K3, Pdt. Dr. Christian Warouw, M, Min, dan Sekertaris Umum K3. Hendrie Jhon Watung.

Jayapura, Teraspapua.com– Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (Sulut) Kotaraja, periode 2023-2027 resmi dilantik. Minggu (6/08/2023) di Gedung Serba Guna GKI Pniel Kotaraja.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi Sosial, Dr. Benhur Tomi Mano, MM didapok sebagai Ketua Kerukunan. Sosok Benhur Tomi Mano (BTM) dikalangan warga Sulawesi Utara yang ada di Kota Jayapura, sudah tidak asing lagi.

Sehingga lewat diskusi beberapa anggota majelis jemaat GKI Pniel Kotaraja, yang notabene adalah warga Sulawesi Utara menyepakati untuk mengangkat BTM sebagai Ketua.

Apalagi dalam dalam kepengurusan Kerukunan Keluarga Kawanua (atau K3. BTM juga diangkat sebagai Tokoh masyarakat atau Tonaas.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Kota Jayapura, Pdt. Dr. Christian Warouw, M, Min. Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 15/SK-KSU/K3-KOTA/VIII/2023.

BTM dalam sambutan mengatakan Kerukunan ini dibentuk, dengan tujuan agar kita hidup rukun dan damai, saling baku lihat, baku tolong, baku sayang satu dengan yang lain.

“Hari ini Minggu tanggal 06 Agustus 2023, Kerukunan Keluarga Sulut Kotaraja dilantik, maka hari ini juga ditetapkan sebagai hari ulang tahun. Tanggal 6 Agustus 2024, kita akan merayakan ulang tahunnya yang pertama” terang BTM.

BTM juga mengatakan pengurus juga telah menyepakati, pohon sagu, pohon kelapa dan burung cendrawasih sebagai lambang kerukunan.

Mantan Wali Kota Jayapura dua periode ini menyebutkan, orang Sulut yang ada di Kotaraja adalah orang-orang yang beradat. Kita dari kampung punya adat istiadat yang harus kita jaga baik-baik.

BTM juga mengingatkan, Kerukunan Keluarga Sulut Kotaraja, kita harus mengikuti semua program-program dari K3 kota Jayapura. Apapun yang mereka perintah, kami harus ikut.

Sesuai dengan firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta, Rukun ini kita bentuk, bukan untuk bakalai, bukan untuk menentang ketua K3 kota. tapi kita haru saling bakulihat dan baku sayang satu dan lain. “Mari kita hidup rukun dan damai”imbuhnya.

BTM juga mengajak warga sulut di Kotaraja. Mari kita kompak, dan biarlah kebersamaan persekutuan ini kita jaga terus.

Orang Kawanua janji BTM, jika diundang untuk rapat harus hadir untuk memberikan ide-ide, pikiran, pendapat untuk kemajuan Kerukunan. Kita terus tegak lurus kepada Ketua K3,” tandasnya.

Sementara Ketua Umum K3, Pdt. Dr. Christian Warouw, M, Min dalam sambutan mengatakan, atas penyertaan Tuhan kita Yesus Kristus, sehingga kita bisa melantik ketua dan jajaran pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara di Kotaraja.

“Pelantikan ini boleh terjadi karena maksud baik, dan kita menyambut kerukunan yang ada dalam bingkai K3 kota Jayapura,” kata Christian Warouw.

Saya atas nama ketua umum pengurus K3 kota Jayapura mengucapkan selamat ekpada bapak ketua, bapak Tonaas dan pengurus untuk tetap kita membangun koordinasi dan tentu saja kita terus baku bae, baku sayang dalam bingkai K3 kota Jayapura.

Christian Warouw menegaskan, pengurus K3 kota Jayapura semuanya adalah hati damai dan membangun budaya damai, di rumah Walewangko adalah rumah kita bersama.

“Kiranya apa yang kita lakukan malam hari ini dapat juga memberikan daya dorong untuk kita tetap menunjukkan kebersamaan dan kesehatian,” cetusnya.

Ketua Umum K3, Pdt. Dr. Christian Warouw, M, Min saat menyerahkan SK Kepengurusan kepada Ketua Kerukunan Keluarga Sulut Kotaraja, periode 2023-2027, Dr. Benhur Tomi Mano, MM

Christian Warouw menambahkan, program K3 kota, pada hari Kamis nanti tanggal 10 IPK K3 kota Jayapura akan mengadakan bakti sosial di kampung Mosso, sekaligus kita menolong penanganan stunting dan juga kita memberikan sembako buat masyarakat setempat.

“Saya harap kerukunan di tempat ini dapat membackup pelayanan IPK K3 Kota Jayapura dengan adanya bidang pemberdayaan perempuan yang ada dalam kerukunan di tempat ini,” tandasny.

Sementara tanggal 15 Agustus mendatang, kita akan meresmikan Koperasi Pinaesaan K3 kota Jayapura. Seraya berharap kerukunan Kotaraja bisa hadir, karena ini adalah koperasi kita yang pertama.

“Bagaimana K3 tetap eksis dan tentu saja bagaimana kita bisa berguna bermanfaat bagi masyarakat di tempat di mana kita tinggal,” ujarnya.

Terbentuknya, Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara di Kotaraja ternyata ini menjangkau Kawanua yang mungkin saja ada yang belum terhisap dalam rukun-rukun yang ada. Dan ini sangat bermanfaat, sangat berguna.

“Kita berharap, agar semua yang kita lakukan ini dapat menunjukkan kesatuan dan kebersaman, Kawanua yang ada tetap satu dan harus maju,” ucapnya.

Apapun yang terjadi dan bagaimanapun keadaannya, kita tetap menyatakan sikap dan rasa untuk membangun persatuan,” pungkasnya.

(Har/Ricko)