6 Jenazah Pendulang Korban Kekejaman KKB Berhasil di Indentifikasi

Dekai,Teraspapua.com – Satgas Operasi Damai Cartenz beberkan identitas 6 Jenazah Pendulang, korban pembantaian KKB kelompok Egianus Kogoya di Kali Ei Distrik Seredela Kabupaten Yahukimo. Sabtu (28/10/2023).

Diberitakan sebelumnya bahwa personel gabungan TNI Polri yang terdiri dari Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo dan Kodim 1715/Yahukimo telah menemukan lagi 6 Jenazah korban pembantaian KKB.

Para korban ditemukan setelah Tim Gabungan melakukan penyisiran dan pencarian di lokasi Kali I Distrik Seredela pada jumat dini hari (27/10/2023). Kemudian Keenam jenazah dievakuasi ke RSUD Dekai untuk dilaksanakan Visum dan identifikasi.

Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023 AKBP Bayu Suseno ketika dikomfirmasi awak media membeberkan hasil identifikasi RSUD Dekai dan pihak Kepolisian terhadap korban.

“Alhamdulillah, kita sudah dapat mengidentifikasi para korban” terang Bayu, dalam rilisnya yang diterima media ini, Sabtu (28/10/2023).

Berikut identitas para korban yang berhasil diidentifikasi yakni, Oktavianus Lenteng alias Boplang, 25 tahun, suku Palopo, alamat Kec. Riung Barat Prov.Nusa Tenggara Timur

Marselinus Luik, 34 Tahun, alamat Netenaen Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Akmal, 23 tahun, Pinrang, alamat. Kel. Sirang Kec. Lansirang Kab.Pinrang Prov. Sulawesi Selatan.

Andika, 27 tahun, Alamat: Kel. Lambai Kec. Lambai Kab. Kolaka Utara Prov. Sulawesi Tenggara.

Ibrahim dan Rangga.

“Untuk rangga dan Ibrahim blm diketahui warga mana, karena saksi-saksi hanya mengetahui nama panggilan sehari-hari dan di TKP tidak ditemukan adanya identitas.” ujarnya.

Ditambahkan Bayu, keenam jenazah ini dalam keadaan mengenaskan karena sudah busuk dan ada yang kondisinya dibakar oleh KKB yaitu Akmal dan Andika.

Lebih lanjut Bayu menuturkan, setelah kita dapat mengidentifikasi para korban, keenam jenazah kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Dan jam 6 sore (jumat, 27/10) sudah langsung dimakamkan di TPU Kilometer 6 Dekai Yahukimo.

Ketika ditanya tindak lanjut dari pihak kepolisian, Bayu menyatakan pihaknya bersama-sama dengan TNI akan menindak tegas para pelakunya yang telah melakukan pembantaian terhadap warga.

“Kami bersama TNI akan tindak tegas. kami akan lakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap KKB” pungkas Bayu.