Dua Judul Lagu Karya Pemuda GPI Elim Abepura Resmi Kantongi Sertifikat Hak Cipta Lagu

Jayapura, Teraspapua.com – Persekutuan Pemuda Gereja Protestan Indonesia (PPGPI) Papua Jemaat Elim Abepura, Klasis Jayapura-Nabire resmi mengantongi Sertifikat Hak Cipta Karya Lagu dari Kementerian Hukum dan HAM RI, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Rabu (13/12/2023) malam.

Penyerahan Sertifikat tersebut diasosiasikan oleh Panitia Natal PPGPI Papua Elim Abepura tahun 2023 sebagai salah satu Momentum istimewah dalam Ibadah Perayaan Natal tersebut.

banner 325x300

Sertifikat Hak Cipta pertama diberikan kepada Sonya Bara, dengan karyanya yang berjudul “Mama”. Penyerahan ini dilakukan oleh Ketua Majelis Jemaat GPI Papua Elim Abepura, Pendeta Morets Belwawin.

Tidak hanya itu, lagu lain yang berjudul “Harapan Baru” juga meraih pengakuan serupa. Sertifikat Hak Cipta untuk karya ini diberikan kepada PPGPI Papua Elim Abepura sebagai pemegang hak cipta.

Penghargaan ini diterima oleh Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PPGPI Elim Abepura, Axel Jansen Narua, yang diserahkan oleh Maria Talahatu/Melafruan, pencipta lagu Mars PPGPI Papua.

“Pencapaian ini berkat kasih dan tuntunan Kristus yang mewarnai perjalanan kami,” Ungkap Axel Jansen Narua.

Axel menegaskan, komitmennya untuk terus mendukung serta memajukan talenta anak muda GPI Papua Elim Abepura dalam berkarya di Tanah Papua, sebagai wujud hormat dan keagungan bagi nama Tuhan.

“Saya bersama Badan Pengurus siap mendukung setiap langkah para anggota kami yang ingin mendaftarkan hak cipta atas karya-karyanya. Jangan berhenti berkarya, ini adalah awal dari perjalanan yang panjang,” terang Axel.

Sementara, Sonya Bara, penerima sertifikat hak cipta, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam proses ini.

Ia berharap agar semua pelaku seni di Tanah Papua, khususnya dalam Jemaat GPI Papua Elim Abepura, segera mendaftarkan karya-karya seni mereka untuk mendapatkan perlindungan hukum.

“Terima kasih kepada Badan Pengurus PPGPI Elim Abepura yang membantu dalam proses administrasi, panitia natal yang telah merancang dan menginisiasi kegiatan ini, serta Kakanwil Kemenkumham Papua dan staf yang telah bekerja keras dalam pendaftaran lagu-lagu tersebut,” ungkap Sonya Bara, jebolan X-Factor Indonesia tahun 2021 itu.

(red)