Ketua KPU Papua Perintahkan Jemput Paksa Rio Operator KPU Kota

Jayapura,Teraspapua.com –Ketua KPU Papua, Steve Dumbon perintahkan komisioner KPU Kota Jayapura menjeput paksa Oprator KPU Kota Jayapura Rio Bruwolo di rumahnya.

Rio diminta hadir di rapat pleno KPU Papua, lantaran ada ketidakcocokan data pemilih pindahan (DPTb) antara data Bawaslu dengan D Hasil KPU Kota Jayapura.

Adapun didalam data Bawaslu bahwa data pemikih pindahan di Kota Jayapura hanya 122 sementara data D Hasil KPU Kota Jayapura yang dibacakan oleh anggota Komisioner KPU Kota Jayapura Benny Karubaba sebanyak 683.

“Kami minta KPU Kota Jayapura jelaskan soal perbedaan data ini karena data yang ditetapan KPU Provinsi berbeda jauh dengan D Hasil KPU,” ujar Anggota Bawaslu Papua Yofrey Piryamta saat rapat pleno di Hotel Ultima Entrop, Jumat (13/12/2024).

Ia meminta agar data tersebut harus dikoreksi, guna untuk merubah jumlah data pemilih tambahan yang menggunakan hak pilih.

Kami minta adanya penjelasan dari KPU Kota Jayapura, karena ini akan mempengaruhi jumlah DPTb yang menggunakan hak pilih,” tegasnya.

Benny Karubaba menjelaskan bahwa perbedaan data itu kemungkinan terjadi ada kesalahan input. Sebab 7 hari menjelang pilkada ada penambahan DPTB yakni TNI/Polri.

“Lebih tepatnya data ini ada di Oprator, karena 7 hari terakhir ada penambahan TNI/Polri,” jelas Beni.

Atas jawaban ini Bawaslu Papua meminta Oprator KPau dihadirkan diruangan sidang guna untuk memberikan penjelasan yang valid terkait perbedaan data tersebut.

Kami butuh penjelasan, kalaupun butuh perbaikan paling tidak dijelaskan dulu,” pintas Yofrey.

Atas permintaan tersebut Ketua KPU Papua Steve Dumbon memerintahkan oprator kota memberikan penjelasan, namun ternyata opratornya itu tidak ditempat.

Iapun merasa geram, pasalnya rapat pleno tersebut bagian oenting dslam proses pilkada 2024 akan tetapi justru oprator KPU Kota Jayapura tidak hadir didalam ruangan pleno. Sehingga ia perintahkan KPU untuk mencari oprator tersebut.

Sekarang siapkan mobil, cari pengawal polisi atau petugas keamanan jemput Rio di rumah atau dimana pun bawa ke ruang rapat, dan sementara saya skorskan rapat ini selama 1 jam,” tegas Steve Dumbon (*)