Jayapura, Teraspapua.com – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua pada 6 Agustus 2025, semangat para pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur
nomor urut 1, Benhur Tomi Mano–Constant Karma (BTM–CK), terus berkobar.
Salah satunya ditunjukkan oleh Relawan Adi Guna Papua yang secara resmi menyatakan komitmennya untuk memenangkan pasangan tersebut.
Deklarasi disampaikan dalam acara pelantikan relawan yang berlangsung di kediaman BTM, Jalan Jeruk Nipis, Kota Jayapura, Rabu (4/6/2025). Mengusung slogan “Pantang Pulang Sebelum Menang”, relawan berjanji menjaga suara rakyat BTM–CK hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Isi Deklarasi Relawan Adi Guna Papua:
1. Kami, Relawan Adi Guna di wilayah Tabi–Saireri, berjanji untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 1, BTM–CK.
2. Kami berkomitmen ikut serta dalam PSU secara damai, berintegritas, dan tanpa politisasi SARA.
3. Kami akan melaksanakan seluruh tahapan kampanye dan PSU sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku.
“Deklarasi ini adalah bukti komitmen kami. Kami percaya dengan semangat kebersamaan, kita bisa meraih kemenangan dan membawa perubahan positif untuk masyarakat Papua,” ucap perwakilan relawan.
Calon Wakil Gubernur Papua, Constant Karma, dalam sambutannya mengajak seluruh relawan dan masyarakat untuk mendorong perubahan yang dimulai dari kepemimpinan.
“Kita mau berubah. Tidak bisa terus seperti ini. Banyak hal yang harus dibenahi, dan itu dimulai dari pemimpin,” tegas Constant.
Ia juga menekankan tiga tugas utama bagi para relawan:
1. Menjaga pemilih agar datang ke TPS pada 6 Agustus.
2. Menjaga TPS agar proses pemungutan suara berjalan lancar.
3. Mengawal suara agar hasil penghitungan C-Hasil dan D-Hasil tetap sesuai.
Sementara itu, Benhur Tomi Mano (BTM) menyampaikan bahwa ia memiliki ide dan gagasan nyata untuk membangun Papua dalam lima tahun ke depan. Ia mencontohkan pengalamannya saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Jayapura.
“Saya pernah menaikkan Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura dari Rp75 miliar menjadi lebih dari Rp200 miliar,” jelas BTM.
BTM juga mengungkapkan bahwa ide pembangunan Jembatan Youtefa lahir dari keinginannya untuk mempercepat mobilitas barang dan hasil bumi.
Ia pun menyampaikan harapannya kepada para relawan agar terus bekerja mendekatkan diri kepada masyarakat dan menjaga suara di TPS.
“Kehadiran relawan Adi Guna menambah kekuatan. Dengan kerja keras kita semua, suara BTM–CK pasti bertambah,” pungkasnya.
(Hr)















