BTM Ajak Warga Pilih Pemimpin Berpengalaman; Analogi Melintasi Teluk Saireri Harus Motoris Yang Andal

Foto bersama BTM dan warga Hamadi Tanjung (foto Arche/Teraspapua.com 0

Jayapura, Teraspapua.com – Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), menggelar pertemuan terbatas bersama masyarakat Hamadi Tanjung, Jayapur Selatan, Selasa (8/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah keluarga Karubaba Tjoe itu dihadiri ratusan warga dari wilayah setempat.

BTM menyampaikan orasi politik yang kuat dan penuh pesan kebijaksanaan. Ia mengingatkan masyarakat Hamadi Tanjung untuk tidak salah dalam memilih pemimpin, terutama dalam masa yang menentukan seperti Pilkada Provinsi Papua.

“Kepemimpinan bukan sekadar soal janji, tapi soal pengalaman dan kemampuan membawa rakyat sampai ke tujuan,” ujar BTM.

Menggunakan analogi perjalanan melintasi Teluk Saireri, BTM mengajak masyarakat untuk menyerahkan kepemimpinan kepada “motoris” atau pengemudi yang andal dan berpengalaman.

“Ibarat kita menyeberangi Teluk Saireri, kita tentu mempercayakan perjalanan kepada motoris yang tahu betul medan, arus, dan gelombangnya. Meskipun kita belum mengenalnya secara pribadi, tapi jika dia tahu situasi teluk, maka kita akan tiba dengan selamat,” katanya.

Menurutnya, pemimpin harus memiliki rekam jejak, pengalaman, dan kemampuan menghadapi tantangan. Jika masyarakat salah memilih, dampaknya bisa menjadi kehancuran bersama.

“Karena itu, percayakan masa depan Papua kepada pemimpin yang sudah terbukti, bukan yang masih belajar,” tegas BTM disambut antusias warga.

Dalam kesempatan itu, BTM juga mengenang masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Jayapura, khususnya dalam mendukung kesejahteraan para nelayan. Ia menyebut telah memberikan banyak bantuan kepada tiga kategori nelayan, yakni:

1. Nelayan Port Numbay, seperti dari Tobati, Enggros, Kayu Pulo, Kayu Batu, dan Nafri;

2. Nelayan Papua, yakni masyarakat nelayan asal Serui dan Biak;

3. Nelayan Non-Papua, seperti dari Buton dan Makassar.

BTM mengungkapkan, selama menjadi wali kota, pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa kapal, alat tangkap, perlengkapan perikanan, GPS, cool box, dan bahkan membangun tempat pengisian BBM khusus bagi nelayan.

“Semua ini bukti kepedulian dan keberpihakan saya terhadap masyarakat pesisir, baik yang asli Papua maupun non-Papua,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Besar Ambai (KKBAS) Kota Jayapura, Lukson Wanggai, dalam orasinya turut menyampaikan dukungan penuh kepada pasangan BTM–CK.

Wanggai dengan tegas menyebut bahwa BTM adalah Gubernur Papua 2025–2030 yang lahir dari rahim rakyat Papua dan telah terbukti memimpin Kota Jayapura selama dua periode dengan capaian luar biasa.

“Selama 10 tahun menjabat, karya-karya BTM sudah kita rasakan bersama, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan lintas agama dan toleransi,” kata Wanggai.

Ia menyesalkan adanya berita bohong dan kampanye hitam di media sosial yang menyudutkan BTM, dan menyebutnya sebagai upaya menyesatkan publik.

“Apa yang disampaikan bahwa BTM tidak berbuat apa-apa adalah kebohongan besar. Itu omong kosong!” tegasnya.

Sebagai tokoh adat masyarakat Ambai, Wanggai mengajak seluruh warga Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi Tanjung, untuk memberikan dukungan penuh pada pasangan nomor urut 1.

“Tanggal 6 Agustus 2025 nanti, saat pemungutan suara ulang, mari kita bungkus suara kita untuk BTM–CK. Kami masyarakat Ambai sudah sepakat, 90 persen suara untuk pasangan ini,” ucapnya lantang.

Wanggai juga menyerukan kepada seluruh masyarakat di 8 kabupaten dan 1 kota di Papua untuk merapatkan barisan dan memenangkan pasangan BTM–CK demi masa depan Papua yang lebih baik.

“BTM bukan pemimpin instan. Ia lahir dari aspirasi rakyat, dari anak negeri, dan punya kualitas yang sudah terbukti,” pungkasnya.

(Har/Nov)