Yapsi, Teraspapua.com – Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), melakukan perjalanan ke Distrik Lere, Kabupaten Jayapura, Sabtu (12/7/2025), untuk bertatap muka secara langsung dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungan itu, BTM didampingi oleh sang istri, Ibu Kristhina Luluporo Mano.
Namun dalam perjalanan menuju Lere, iring-iringan rombongan BTM dihentikan oleh masyarakat Kampung Adat Bundru, Distrik Yapsi.
Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Yapsi, Okto Sarwa, bersama para tokoh adat dan masyarakat menghentikan rombongan sebagai bentuk penghormatan sekaligus aspirasi untuk menyampaikan harapan mereka secara langsung kepada calon pemimpin Papua tersebut.
Menanggapi sambutan itu, BTM bersama istrinya turun dari kendaraan dan menyapa masyarakat.
Ia kemudian meresmikan Posko Pemenangan BTM-CK di Kampung Adat Bundru. Peresmian posko tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan disaksikan oleh masyarakat setempat yang hadir dengan antusias.
Ketua DAS Yapsi, Okto Sarwa, menyampaikan harapannya agar jika kelak BTM terpilih sebagai Gubernur Papua, ia tidak melupakan masyarakat di wilayah Yapsi yang selama ini menurutnya sangat tertinggal dalam pembangunan.
“Kami hidup di atas tanah kami sendiri, tapi tetap jauh dari kesejahteraan. Padahal ada dua perusahaan besar yang beroperasi di wilayah ini, yakni perkebunan kelapa sawit milik PT Sinar Mas dan perkebunan Lere. Namun masyarakat belum merasakan dampak ekonominya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penting bagi pemerintah mendatang untuk memastikan bahwa hak masyarakat adat atas tanah mereka bisa benar-benar memberikan kehidupan yang layak.
Senada dengan itu, Kepala Suku Kampung Bundru, Hendrik Masasri, juga mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya pembangunan di kampung mereka.
“Gubernur silih berganti, bupati pun berganti, tapi kampung kami tetap tidak mengalami perubahan. Kami belum merasakan pembangunan nyata. Oleh karena itu, masyarakat adat di sini sudah sepakat untuk memenangkan pasangan BTM-CK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua,” tegas Hendrik.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan mereka bukan karena kepentingan pribadi, tetapi demi masa depan seluruh masyarakat Kampung Bundru.
Menanggapi aspirasi tersebut, Benhur Tomi Mano menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dan kepercayaan masyarakat adat Yapsi.
Ia berjanji akan kembali hadir di tengah masyarakat pada hari Jumat dan Sabtu untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan, kebutuhan, dan harapan warga.
“Saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi penderitaan masyarakat — apakah itu soal penerangan, air bersih, rumah layak huni, atau infrastruktur seperti jembatan. Semua itu harus menjadi perhatian,” ujar BTM.
BTM juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengunjungi PT Sinar Mas dan melihat langsung bagaimana potensi wilayah tersebut dapat dimaksimalkan untuk kemajuan ekonomi masyarakat setempat.
“Kita harus dorong pengembangan ekonomi rakyat di atas tanah mereka sendiri. Terima kasih atas masukan luar biasa dari Ketua DAS Yapsi. Sebagai anak asli Tabi, saya berjanji akan memperjuangkan aspirasi ini,” tegasnya.
Sebagai catatan, masyarakat juga mengenang kontribusi anak BTM yang saat kampanye sebagai calon anggota DPR RI pernah membantu pembangunan akses air bersih di wilayah SP1, sebagai wujud nyata perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
(Har/Rck)















