BTM-CK Raih Kemenangan Mutlak di Kabupaten Sarmi

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) (foto Arche/Teraspapua.com)

Sarmi, Teraspapua.com- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK), meraih kemenangan mutlak dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2025 di Kabupaten Sarmi.

Kemenangan ini diperoleh menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pelaksanaan PSU di sejumlah daerah di Provinsi Papua, termasuk Sarmi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi secara resmi telah menyelesaikan seluruh tahapan PSU, termasuk proses rekapitulasi suara yang dimulai dari tingkat Panitia Pemilihan Distrik (PPD) hingga pleno di tingkat kabupaten.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sarmi yang juga sebagai Ketua Tim Pemenangan BTM-CK, Andrian Senis, menyampaikan bahwa pasangan BTM-CK berhasil unggul di seluruh distrik di Kabupaten Sarmi.

“Pemungutan suara ulang di Kabupaten Sarmi dilaksanakan di 10 distrik dan 113 TPS. Puji Tuhan, pasangan BTM-CK unggul di seluruh 10 distrik,” ujar Andrian saat memberikan keterangan kepada media ini.

Dari hasil rekapitulasi, BTM-CK meraih 10.754 suara, sementara pasangan calon nomor urut 2, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo), memperoleh 6.716 suara.

Andrian mengakui bahwa perolehan suara BTM-CK sebenarnya bisa lebih tinggi. Namun, tingkat partisipasi pemilih mengalami penurunan dibandingkan dengan pemungutan sebelumnya.

“Antusiasme masyarakat Sarmi untuk mendukung BTM-CK sangat tinggi. Tapi partisipasi pemilih memang sedikit menurun. Meski demikian, kami sangat menghargai suara yang diberikan oleh rakyat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses rekapitulasi suara di tingkat KPU Kabupaten Sarmi berjalan lancar dan transparan. Masyarakat pun turut mengawal proses tersebut dengan aktif dan waspada terhadap potensi kecurangan.

“Sejak awal ada indikasi dan strategi dari pihak tertentu untuk melakukan penggelembungan suara, khususnya di Sarmi Kota. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan karena kami mengonfirmasi langsung dan masyarakat juga ikut menjaga suara mereka,” tegas Andrian.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Sarmi telah secara tegas menyatakan bahwa suara mereka adalah suara yang sah dan murni untuk BTM-CK.

“Warga mengatakan, ‘Jangan hancurkan suara kami. Kami sudah memberikan suara kepada anak adat Tabi dan Saireri, yaitu BTM-CK. Jangan dibungkam dengan cara-cara yang tidak benar. Suara kami adalah suara dari Tuhan yang kami berikan untuk masa depan Papua lima tahun ke depan.” Tegasnya.

Andrian juga menyoroti bahwa banyak masyarakat menginginkan agar Provinsi Papua dipimpin oleh figur sipil, bukan dari kalangan militer atau aparat.

“Warga ingin pemimpin dari sipil yang lebih dekat dengan rakyat dan tidak terlalu represif. Karena itu, mereka secara terbuka memilih BTM-CK,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal proses hingga pelantikan resmi Benhur Tomi Mano dan Constant Karma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

“Mari kita jaga kemenangan ini. Terus kawal hingga BTM0CK dilantik secara resmi memimpin Papua,” serunya.

Dalam kesempatan tersebut, Andrian Senis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sarmi yang telah menggunakan hak pilihnya untuk mendukung BTM–CK.

“Terima kasih kepada seluruh warga Sarmi yang telah peduli dan memberikan suara kepada BTM-CK. Terima kasih juga kepada para relawan, paguyuban, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta yang paling penting, para pemimpin gereja yang memberikan dukungan moral dan spiritual,” ujar Andrian.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari KPPS, PPD, KPU, Bawaslu, hingga Panwas Distrik yang telah menjalankan tugas dengan profesional dan transparan.

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah menjaga dan mengamankan jalannya PSU di Kabupaten Sarmi sehingga proses berjalan aman dan damai.

“Kami apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah memastikan pelaksanaan PSU berjalan aman, tanpa gangguan,” tutupnya.

(Arc/Nov/red)