Persaingan Kian Ketat, PRI Papua Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat Distrik

Ketua DPD PRI, Constan Oktemka hadiri perayaan HUT ke- 1 Partai Rakyat Indonesia di hotel Horison Kotaraja (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Papua menegaskan kesiapan mereka menghadapi Pemilu 2029 setelah berhasil merampungkan konsolidasi organisasi di tahun pertama berdirinya partai tersebut.

Ketua DPD PRI Papua, Constan Oktemka, mengatakan bahwa fokus utama partai sejak awal adalah memperkuat struktur internal sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hal itu disampaikan usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 PRI yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, Sabtu (8/8/2026).

“Sebagai partai baru, di tahun pertama ini kami fokus pada konsolidasi dan sosialisasi. Saat ini, struktur partai di seluruh kabupaten dan kota di Papua sudah terbentuk secara lengkap,” ujar Constan.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRI yang mewajibkan seluruh jajaran untuk segera menuntaskan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat daerah. Menurutnya, target tersebut telah berhasil dicapai oleh DPD PRI Papua.

Ke depan, PRI akan melanjutkan penguatan organisasi hingga ke tingkat yang lebih bawah, termasuk distrik dan kampung-kampung. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas basis dukungan sekaligus memperkuat jaringan politik di akar rumput.

“Setelah struktur di tingkat DPD dan DPC selesai, kami akan lanjutkan pembentukan hingga ke tingkat distrik dan kampung. Ini bagian dari strategi jangka panjang menuju Pemilu 2029,” katanya.

Constan menegaskan bahwa dengan kerja-kerja yang dilakukan secara sistematis, mulai dari DPP hingga ke tingkat paling bawah, PRI optimistis dapat lolos verifikasi dan menjadi peserta Pemilu 2029.

Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk meningkatkan aktivitas dan kerja politik, terutama dalam memperkuat basis massa di tingkat akar rumput. Menurutnya, persaingan antarpartai politik ke depan akan semakin ketat.

“Partai politik di Indonesia sudah sangat banyak, termasuk partai lama yang sudah mapan. Dengan kehadiran partai baru seperti PRI, tentu persaingan akan semakin kompetitif dalam memperebutkan kursi di DPR RI maupun DPRD,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta seluruh pengurus DPC di Papua untuk bekerja lebih keras dalam membangun struktur, memperluas sosialisasi, dan menjangkau masyarakat secara langsung.

“Kami berharap seluruh kader dapat bekerja lebih giat, memperkuat organisasi hingga ke bawah, dan terus melakukan sosialisasi. Kami ingin menunjukkan bahwa PRI hadir dengan semangat baru dan mampu memberikan harapan bagi masyarakat,” kata Constan.

Ia menambahkan, PRI berkomitmen menjadi jembatan aspirasi masyarakat serta menghadirkan alternatif politik yang berbeda dibandingkan partai-partai lainnya.

“Tujuan kami adalah mendapatkan kepercayaan masyarakat, meraih kursi, dan benar-benar menjadi representasi suara rakyat melalui jalur politik,” tutupnya.

(har)