Pemkot Jayapura Buka Seleksi PPPK Tahap II, 2.575 Peserta Ikuti Tes CAT

Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah Kota Jayapura resmi membuka pelaksanaan Seleksi Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Kamis ( 23/10/2025).

Kegiatan seleksi ini berlangsung mulai 23 hingga 31 Oktober 2025 di SMK Negeri 2 Jayapura, dengan total peserta sebanyak 2.575 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Jayapura setelah sebelumnya sempat mengalami kendala teknis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Menpan RB dan BKN Pusat yang telah memberikan kesempatan kembali kepada kami untuk melaksanakan seleksi ini. Setelah terjadi kendala teknis beberapa waktu lalu, melalui komunikasi dan kolaborasi bersama BKN Provinsi Papua dan BKPP Kota Jayapura, akhirnya tes dapat dilanjutkan hingga 31 Oktober untuk 2.575 peserta,” ujar Merauje.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Wali Kota Jayapura telah menginstruksikan agar pelaksanaan seleksi berlangsung secara murni, transparan, dan bebas dari praktik percaloan. Pemerintah Kota akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba bermain dalam proses penerimaan PPPK.

“Wali Kota menegaskan, jika ditemukan adanya calo maka akan langsung ditindak tegas. Kami ingin proses ini berjalan sesuai mekanisme. Harapannya, peserta yang mengikuti tes adalah mereka yang memang sudah lama mengabdi sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, bukan dari luar,” tegasnya.

Merauje menambahkan, peserta yang tidak hadir sesuai jadwal akan dinyatakan gugur dan tidak mendapat kesempatan ulang. Ia berharap seluruh proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

“Seleksi ini murni, dan hasilnya langsung ditentukan oleh sistem. Begitu peserta selesai mengikuti ujian, hasilnya langsung keluar melalui sistem CAT. Jadi tidak ada intervensi siapa pun,” jelasnya.

Kebijakan Pemerintah Kota Jayapura kali ini juga memperhatikan aspirasi masyarakat Port Numbay, khususnya para peserta yang sebelumnya sempat melakukan aksi protes. Pemerintah mengakomodasi mereka agar tetap dapat mengikuti seleksi PPPK Tahap II.

“Anak-anak Port yang sempat demo kemarin sudah diakomodir agar bisa ikut tes kali ini. Pemerintah Kota Jayapura tetap memperhatikan kepentingan anak-anak bangsa, khususnya Orang Asli Papua (OAP) dan masyarakat Port Numbay, sesuai aturan yang berlaku,” tutur Merauje.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura, Ricard Suebu, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes dibagi dalam beberapa sesi, dengan 130 peserta per sesi. Tes ini mencakup Tes Kompetensi Dasar (TKD), Tes Kompetensi Manajerial (TKM), dan Tes Pengetahuan Umum (TPU).

“Total peserta sebanyak 2.575 orang. Dari data kami, peserta yang berasal dari Port Numbay berjumlah 486 orang setelah dilakukan evaluasi dan verifikasi ulang,” jelas Suebu.

Ia menambahkan, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem nasional, sehingga BKPP Kota Jayapura tidak memiliki kewenangan penuh dalam penyaringan awal peserta.

“Karena sistem pendaftarannya online, kami tidak bisa membatasi siapa yang mendaftar. Selama mereka memiliki rekomendasi dari pimpinan OPD dan memenuhi syarat nasional, maka mereka berhak mengikuti seleksi,” ujarnya.

Suebu juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan seleksi sempat tertunda karena keterbatasan anggaran. Namun, berkat koordinasi yang baik antara Kemenpan RB, BKN Kanreg IX Jayapura, dan Pemerintah Kota Jayapura, kegiatan akhirnya dapat terlaksana dengan pengawasan ketat.

“Tes ini dilaksanakan dengan pengawasan langsung dari BKN Kanreg IX Jayapura, BKPP, dan Inspektorat Kota Jayapura. Kami berharap pelaksanaannya berjalan baik hingga akhir dan hasilnya memuaskan, terutama bagi peserta OAP dan masyarakat Port Numbay,” katanya.

Melalui pelaksanaan seleksi PPPK Tahap II ini, Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan proses seleksi yang transparan, objektif, dan berintegritas, guna melahirkan aparatur yang kompeten, profesional, dan berdaya saing dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Jayapura.

(red)