banner 325x300

Pemkot Jayapura Gandeng Empat SPBU, Jamin Pasokan BBM Armada Kebersihan 2026

Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah Kota Jayapura memperkuat layanan kebersihan dengan menjalin kerja sama penyediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan operasional.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), pemkot menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin (23/2/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Jayapura Abisai Rollo bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, serta perwakilan pihak SPBU.

Empat SPBU yang terlibat dalam kerja sama tersebut yakni PT Nagoya Sejati, PT Asih Pratama Papua, PT Grime Mandiri, dan SPBU Firman Jaya.

Wali Kota Abisai Rollo mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan operasional armada kebersihan berjalan tanpa hambatan, terutama dalam hal ketersediaan BBM.

“Kerja sama ini untuk mendukung jalannya pemerintahan, khususnya pelayanan kebersihan di Kota Jayapura. Kami berharap seluruh SPBU dapat memberikan pelayanan optimal bagi kendaraan operasional kebersihan,” ujar Abisai.

Ia menekankan, armada kebersihan memiliki peran vital dalam menjaga wajah kota tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kendaraan kebersihan harus dilayani dengan baik, karena mereka menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan kota,” tambahnya.

DLHK akan menerapkan sistem kupon dalam pengisian BBM. Setiap kendaraan operasional akan mendapatkan kupon sesuai kebutuhan yang telah ditentukan.

Pembayaran kepada pihak SPBU selanjutnya dilakukan oleh DLHK berdasarkan mekanisme dalam perjanjian. Skema ini dirancang untuk memastikan distribusi BBM lebih tertib, transparan, dan terkontrol.

Plt Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan kerja sama ini mencakup penyediaan BBM selama Tahun Anggaran 2026, terhitung mulai Maret hingga Desember.

Jenis BBM yang disiapkan meliputi Pertamax, Bio Solar, dan Dexlite untuk mendukung operasional berbagai armada, seperti dump truck, arm roll, pick up, speed boat, mobasa, hingga alat berat lainnya.

“Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp4,24 miliar, dengan kebutuhan BBM mencapai 516.979 liter dalam satu tahun,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Jayapura berharap operasional armada kebersihan menjadi lebih efisien dan tidak terkendala pasokan bahan bakar.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan layanan publik, terutama di sektor kebersihan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

(red)