Jakarta, Teraspapua.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Wakil Menteri Pertanian, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Penunjukan Sudaryono menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kebijakan dan implementasi program pemenuhan gizi nasional.
Usai pelantikan, ucapan selamat dan dukungan mengalir kepada Sudaryono yang akrab disapa “Mas Dar”. Salah satunya datang dari Anggota DPD RI asal Papua, Pdt. David Harold Waromi.
Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Teraspapua.com, Kamis (23/7/2026), David menyampaikan keyakinannya bahwa pengalaman Sudaryono di sektor pertanian akan menjadi modal penting dalam memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Dr. Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar David.
Menurut David, tantangan pemenuhan gizi nasional tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sektor pertanian. Ketersediaan bahan pangan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu diproduksi oleh petani dalam negeri menjadi faktor kunci keberhasilan program gizi.
Sebagai Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua, Ia menilai kepemimpinan Sudaryono yang selama ini dikenal memiliki perhatian besar terhadap sektor pertanian akan mampu membangun sinergi antara peningkatan produksi pangan dan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Sebagai senator yang mewakili Papua, David dikenal aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat adat, petani, nelayan, serta kelompok masyarakat di wilayah pedalaman dan kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Ia secara konsisten mendorong agar pembangunan nasional tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah dengan keterbatasan akses terhadap pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui perannya sebagai Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Papua. Melalui organisasi tersebut, David aktif mengawal program peningkatan kapasitas petani, memperluas akses terhadap teknologi pertanian, serta mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan petani.
Menurutnya, kesejahteraan petani dan pemenuhan gizi masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Petani yang sejahtera akan menghasilkan pangan yang cukup dan berkualitas, sementara masyarakat yang memperoleh asupan gizi yang baik akan melahirkan sumber daya manusia unggul.
Selama berkiprah bersama di Tani Merdeka Indonesia, David menilai Sudaryono sebagai sosok pemimpin yang terbuka terhadap aspirasi daerah. Ia menyebut Sudaryono memberikan perhatian terhadap kebutuhan petani di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Papua, sehingga setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Pendekatan ini menjadi bekal penting dalam memimpin Badan Gizi Nasional, terutama untuk memastikan program pemerintah dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan distribusi pangan dan layanan gizi,” kata dia.
David berharap kepemimpinan Sudaryono mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh dan berkeadilan.
“Semoga kepemimpinan beliau membawa manfaat besar bagi bangsa, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus menghadirkan gizi yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia. Bersama kita wujudkan generasi sehat, Indonesia hebat,” ujar David.
(red**)














