Jayapura, Teraspapua.com – Badan Pengarah Papua, Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang dikoordinir Pdt. Alberth Yoku, S.Th selaku Korwil untuk 6 provinsi di Papua, melakukan kunjungan kerja ke pemerintan kota Jayapura.
Kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi dan juga diskusi, terkait program-program prioritas yang dirancang oleh BP3OKP maupun yang akan diusulkan oleh pemerintah kota Jayapura, kepada pemerintah pusat, untuk tahun 2024.
Usai diskusi antara BP3OKP dan Pemkot Jayapura yang berlangsung di ruang rapat Walikota, Rabu (04/10/2023), Penjabat (Pj). Walikota Frans Pekey yang ditemui awak media mengatakan, sesuai arahan dari Korwil Papua, akan dilanjutkan dengan pertemuan teknis antara BP3OKP dengan OPD teknis.
“Akan ada pertemuan teknis dengan OPD teknis, di antaranya dinas Kesehatan terkait Rumah Sakit Ramela dan juga bidang infrastruktur, terkait dengan pengendalian banjir dan juga masalah persampahan.” Ujar Pekey.
Selain itu sebut Pekey, diskusi juga dibahas mengenai masalah pendidikan terkait dengan beasiswa Papua unggul, serta menyangkut dengan pembangunan pelabuhan nelayan di Dok IX, distrik Jayapura Utara.
Pekey menambahkan, diskusi tersebut akan berlanjut. Karena direncanakan, sebelum kunjungan Wakil Presiden RI ke Papua khususnya di kota Jayapura, semua hal tersebut sudah dikomunikasikan dan dipersiapkan.
“Tadi sudah diarahkan, sebelum Wapres berkunjung kesini, komunikasi itu sudah jalan, dengan mempersiapkan semua hal menyangkut dokumennya, rancangan anggarannya dan lain-lain.” Tandas Pekey.
Sementara itu, Alberth Yoku selaku Korwil untuk 6 provinsi di Papua menyebutkan, tugas BP3OKP adalah singkronisasi, harmonisasi, koordinasi dan evaluasi terhadap kerja-kerja pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Dikatakan, koordinasi BP3OKP dengan pemerintah pusat, terkait dengan kerja-kerja kementerian yang proyek maupun kegiatannya dikerjakan oleh pemerintah daerah.
“Kemudian kerja-kerja pemerintah daerah yang pekerjaannya melampaui kemampuan daerah, itu dikoordinasikan dengan kami, untuk disinkronkan dengan keuangan negara yang ada di kementerian dan lembaga.” Ungkap Alberth Yoku.
Dikatakan, kehadiran BP3OKP di Pemkot Jayapura untuk berkenalan sekaligus mengajak koordinasi dan kerja bersama, menyangkut semua program pemerintah lewat OPD, yang anggarannya melampaui kemampuan plafon anggaran daerah.
“Kalau itu ada, bisa dikoordinasikan dengan kami, lalu kita sinkronkan dengan kementerian lembaga untuk mendapat sharing anggaran. Sehingga apa yang dikerjakan di pemerintah kota ini, bisa diselesaikan bersama.” Tandas Yoku.
(elo)









