DAERAH  

Kepala Suku Manirem Ajak Pemuda Sarmi Junjung Toleransi dan Jaga Adat Budaya Papua

Sarmi, Teraspapua.com – Kepala Suku Manirem sekaligus Ondoafi Kampung Keder, Billy Kreeuw, mengajak generasi muda Kabupaten Sarmi menjunjung tinggi toleransi, menghormati adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antargenerasi.

Imbauan itu disampaikan dalam Dialog Adat Pemuda Damai Papua dalam rangka menyongsong Hari Sumpah Pemuda di Kampung Keder, Distrik Pantai Timur Bagian Barat, Kabupaten Sarmi, pukul 14.00 hingga 16.00 WIT. Kegiatan mengusung tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan, dan Membangun Kampung Damai”.

**Pemuda penjaga keharmonisan**

Menurut Billy, peringatan Hari Sumpah Pemuda perlu dimaknai sebagai pengingat akan peran strategis kaum muda di tengah masyarakat.

“Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, kita harus menyadari bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat dan menjadi penerus yang membawa perubahan positif bagi daerah,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pemuda-pemudi Sarmi menghormati setiap perbedaan serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua.

**Adat dan budaya warisan leluhur**

Billy mengingatkan bahwa adat dan budaya Papua adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan. Ia meminta pemuda tidak melupakan jati diri sebagai orang Papua.

“Adat dan budaya Papua merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga, lestarikan, dan hormati. Oleh karena itu, para pemuda hendaknya tidak melupakan jati diri sebagai orang Papua yang memiliki nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, saling menghargai, dan menghormati para orang tua serta tokoh adat,” katanya.

Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai itu, lanjutnya, identitas budaya dapat diperkuat sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

**Perbedaan bukan alasan bermusuhan**

Kepada kaum muda Papua, Billy meminta agar perbedaan suku, agama, bahasa, maupun pandangan tidak dijadikan alasan untuk saling bermusuhan.

“Mari kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun persaudaraan yang kokoh. Pemuda harus mampu menjadi teladan dalam menjaga sikap toleransi, menghindari perselisihan, serta menyelesaikan setiap permasalahan melalui dialog dan musyawarah dengan mengedepankan nilai-nilai adat dan rasa kekeluargaan,” ujarnya.

**Mempererat hubungan, mendorong pembangunan**

Billy berharap pemuda Sarmi memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda untuk mempererat hubungan antarkampung, antarsuku, dan antargenerasi. Ia juga mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan positif.

“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan saling mendukung, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan pembangunan di Tanah Papua,” tuturnya.

**Pelopor perdamaian**

Di penghujung pernyataannya, Billy mengajak seluruh pemuda Papua menjadi pelopor perdamaian bagi masa depan daerah.

“Jadilah generasi muda yang berkarakter, berbudaya, menjunjung tinggi toleransi, dan mampu menjadi pelopor perdamaian bagi masa depan Kabupaten Sarmi dan Tanah Papua,” pungkasnya.

(Red)