Pasangan Mari-Yo Siapkan Posko Real-Time Monitoring di Swiss-Belhotel

Jayapura,Teraspapua.com – Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mari-Yo), resmi membuka posko pemenangan di Swiss-Belhotel Papua, Kota Jayapura. Posko ini sekaligus difungsikan sebagai media center dan pusat tabulasi suara dalam rangka menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang akan digelar pada 6 Agustus 2025.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyampaikan bahwa posko ini dilengkapi dengan sistem yang mampu merekapitulasi hasil suara secara real-time dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Malam ini, kami dari tim pemenangan Mari-Yo membuka posko pemenangan di Swiss-Belhotel Papua. Posko ini akan menjadi pusat tabulasi data suara, lengkap dengan sistem exit poll dan quick count,” ujar Doli, Senin (4/8/2025).

Ia menjelaskan, seluruh kabupaten dan kota yang menjadi wilayah pelaksanaan PSU telah memiliki posko masing-masing yang terhubung langsung dengan posko induk di Swiss-Belhotel. Setiap posko juga dibekali perangkat dan saksi yang bertugas mengawal suara dari TPS hingga ke tingkat provinsi.

“Posko induk ini akan menerima data secara langsung dari seluruh TPS. Begitu TPS ditutup pukul 13.00 WIT, proses penghitungan suara bisa dipantau secara real-time,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi wilayah yang sulit dijangkau jaringan internet, tim telah menyiapkan strategi khusus.

“Semua saksi menggunakan smartphone. Untuk daerah yang tidak ada sinyal, mereka akan bergerak ke lokasi terdekat yang memiliki jaringan agar bisa mengirimkan data. Kami sudah petakan, ada sekitar 20–30 persen daerah yang kesulitan sinyal,” tambah Doli.

Menurutnya, berbagai kelemahan yang sempat terjadi pada Pilkada sebelumnya telah dievaluasi dan diantisipasi dengan persiapan yang lebih matang.

“Insya Allah, untuk PSU ini kita sudah siap. Perangkat lengkap, saksi terlatih, dan koordinasi 16 partai dalam koalisi sudah semakin solid. Kami optimistis pasangan Mari-Yo bisa meraih 60–65 persen suara,” ujarnya yakin.

Doli juga mengungkapkan bahwa tim pemenangan tidak hanya mengandalkan jaringan internal partai koalisi, tetapi juga bekerja sama dengan dua konsultan dan satu tim independen yang ikut memantau dan mengumpulkan data.

“Jadi nanti akan ada tiga sumber data yang masuk ke posko induk ini setelah PSU,” tegasnya.

Selain sebagai pusat data, keberadaan posko ini juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi kecurangan di lapangan.

“Dengan sistem yang kami bangun, kami bisa mengetahui perkembangan di setiap TPS. Ini bagian dari langkah kami untuk mencegah praktek-praktek kecurangan yang bisa merugikan,” tegasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Papua yang telah menjaga suasana aman dan damai menjelang PSU.

“Terima kasih kepada masyarakat Papua yang sudah menunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Sampai H-2, situasi masih sangat kondusif, dan kami yakin masyarakat akan tetap tenang hingga hari pencoblosan,” katanya.

Ahmad Doli juga memberikan penghargaan kepada penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu, serta aparat keamanan TNI-Polri yang telah berkontribusi menjaga ketertiban jelang PSU.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, khususnya TNI dan Polri, yang telah bekerja sama dengan masyarakat menjaga keamanan. Semoga PSU ini berjalan lancar dan damai,” pungkasnya.