Jayapura, Teraspapua.com – SMA YPPDK Gabungan Jayapura menggelar kegiatan ekstrakurikuler Pramuka bertajuk “Penegak On Fire” di Aula Pandora, Kamis (25/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan jiwa kepemimpinan bagi para siswa.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala SMA YPPDK Gabungan Jayapura, Dr. Sandra Grace Titihalawa, S.Pd., M.Si, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya Pramuka sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
Menurut Sandra, kegiatan kepramukaan bukan sekadar aktivitas ekstrakurikuler biasa, melainkan wadah pendidikan karakter yang telah terbukti secara luas dalam membentuk pribadi yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Pramuka adalah salah satu sarana penting dalam membentuk generasi muda. Kegiatan ini sudah mendunia dan terbukti mampu membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat juang bagi para siswa,” ujarnya.
Ia menyoroti masih adanya tantangan dalam membangun kedisiplinan dasar di kalangan siswa, mulai dari hal-hal sederhana seperti kerapian hingga kesiapan mengikuti kegiatan. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang membutuhkan kerja keras, baik dari siswa maupun pembina.
Sandra menegaskan, melalui kegiatan Pramuka, siswa dilatih untuk menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan siap menghadapi “badai kehidupan”. Ia juga mengingatkan bahwa karakter yang kuat tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang harus dijalani dengan kesungguhan.
“Kalau kalian mengikuti proses dengan baik, kalian akan menjadi pribadi yang tangguh. Pramuka mengajarkan untuk tidak mudah menyerah dan mampu bangkit dalam situasi apa pun,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti kegiatan Pramuka sebagai bekal masa depan. Menurutnya, apapun cita-cita yang ingin diraih baik menjadi aparat keamanan, profesional, maupun pemimpin semuanya membutuhkan karakter yang kuat sebagai fondasi utama.
“Tanah ini adalah milik kalian. Kalianlah yang akan memimpin dan mengelolanya di masa depan. Tapi pertanyaannya, apakah kalian sudah siap? Kesiapan itu bukan soal materi, melainkan karakter,” tegasnya.
Sandra juga menekankan bahwa kepemimpinan yang baik lahir dari proses pembinaan yang konsisten, salah satunya melalui kegiatan kepramukaan. Ia berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Di juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kejujuran, kedisiplinan, dan kemauan untuk belajar serta taat pada proses.
“Siapa yang bekerja dengan jujur dan mau mengikuti proses dengan baik, dialah yang akan berhasil. Itu yang harus kalian pegang,” ujarnya.
Kegiatan “Penegak On Fire” ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin sekolah, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin di masa depan, khususnya di Papua.
(rck/veb)















