SMP YPPK Kristus Raja Jayapura Luluskan 82 Siswa, 10 Besar Berprestasi dan Kelulusan 100 Persen

Kepala SMP YPPK Kristus Raja Jayapura, Hendrikus saat menyerahkan amplpop kelulusan kepasa salah satu siswa (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – SMP YPPK Kristus Raja Jayapura menamatkan sebanyak 82 siswa-siswi kelas IX tahun pelajaran 2025–2026. Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen, dengan 10 di antaranya masuk  lulusan berprestasi terbaik.

Prosesi penamatan berlangsung di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Selasa (2/6/2026). Acara tersebut ditandai dengan pelepasan atribut sekolah serta penyerahan sertifikat kelulusan oleh Kepala Sekolah kepada para siswa sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.

Mengusung tema “Melangkah dengan Iman, Berprestasi dengan Kasih, Menggapai Masa Depan yang Gemilang”, kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pastor Yohanes Ekon Projo.

Dalam refleksinya, Pastor Yohanes menegaskan bahwa keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut pengorbanan, pilihan yang tepat, serta perjuangan yang konsisten.

“Tidak ada keberhasilan tanpa pengorbanan. Kelulusan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari perjalanan panjang yang harus terus dilalui untuk meraih cita-cita,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap impian hanya dapat terwujud jika disertai dengan komitmen, tekad, dan harapan yang kuat. Selain itu, ia mengajak seluruh siswa dan orang tua untuk senantiasa bersyukur atas pencapaian yang diraih, sekaligus memohon penyertaan Tuhan dalam setiap langkah ke depan.

Kepala SMP YPPK Kristus Raja Jayapura, Hendrikus, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen kelulusan bukan sekadar seremoni, melainkan tahap penting dalam perjalanan hidup para siswa.

Menurutnya, selama kurang lebih tiga tahun menempuh pendidikan, para siswa telah melewati berbagai dinamika yang membentuk karakter serta menghasilkan sejumlah prestasi yang membanggakan sekolah.

“Anak-anakku adalah pribadi yang baik dan hebat. Kebersamaan kalian membuat sekolah ini semakin kuat dan mampu meraih berbagai prestasi. Jagalah nama baik sekolah di mana pun kalian berada,” kata Hendrikus.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kebenaran dalam kehidupan, terutama saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kejujuran, menurutnya, merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan.

Momen foto bersama 82 siswa kelas IX ( foto Arche/Teraspapua.com)

Selain itu, Hendrikus mengingatkan para lulusan agar tidak cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih. Ia mendorong para siswa untuk terus mengembangkan potensi sesuai bakat masing-masing serta berani menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Ia mengibaratkan perjalanan meraih cita-cita seperti perlombaan lari dengan berbagai rintangan yang harus dihadapi dengan ketekunan dan semangat pantang menyerah.

“Menyelesaikan pendidikan di SMP bukan berarti akhir dari proses belajar. Ini adalah awal dari perjalanan panjang. Jangan pernah berhenti belajar, tetapi teruslah berkembang sepanjang hayat,” tegasnya.

Direktur Sekretariat Eksekutif YPPK, Fernando Lase, turut menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, doa, serta dukungan dari orang tua dan para guru.

“Keberhasilan hari ini tidak terjadi begitu saja. Ada disiplin, doa, dan dukungan dari banyak pihak. Karena itu, jangan pernah melupakan orang-orang yang telah berjuang untuk kalian,” ujarnya.

Fernando menambahkan bahwa selama menempuh pendidikan, para siswa tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai penting seperti iman, karakter, tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian, serta semangat melayani.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan para lulusan masih panjang dan akan dihadapkan pada tantangan yang lebih besar di jenjang pendidikan berikutnya.

“Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, bangun pergaulan yang baik, serta manfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” pesannya.

Dalam refleksinya, Fernando mengajak para siswa untuk tidak melupakan asal-usul mereka. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan almamater sebagai bagian dari tanggung jawab moral.

“Ketika kalian melangkah keluar dari pagar sekolah ini, ingatlah dari mana kalian berasal. Jangan pernah melupakan tempat di mana kalian pernah dibentuk,” katanya.

Foto bersama Para Guru, Kepala Sekolah, Ketua Komite dan Direktur Sekretariat Eksekutif YPPK (foto Arche/Teraspapua.com)

Sementara itu, Ketua Panitia Penamatan, Deminus Abidondifu, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan sejak 27 Januari 2026 melalui pembentukan panitia pelaksana yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan empat seksi.

Panitia kemudian melakukan berbagai koordinasi dan persiapan secara intensif guna memastikan kelancaran acara. Sejumlah rapat juga telah dilaksanakan, yakni pada 4 Februari, 24 Maret, 13 April, dan 26 Mei 2026, untuk mematangkan seluruh rangkaian kegiatan.

Acara penamatan berlangsung lancar dan penuh haru, dihadiri oleh para orang tua, guru, serta tamu undangan. Momen tersebut menjadi penutup perjalanan pendidikan para siswa di tingkat SMP sekaligus awal dari langkah baru dalam menapaki masa depan.

Dengan capaian kelulusan 100 persen serta lahirnya lulusan-lulusan berprestasi, SMP YPPK Kristus Raja Jayapura diharapkan terus mencetak generasi muda yang berkarakter, beriman, dan siap bersaing di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

(arc)