Kelila, Teraspapua.com – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo meresmikan Puskesmas Uganda di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kamis (27/8/2026).
Peresmian fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan ke wilayah Mamberamo Tengah. Agenda itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah yang masih menghadapi tantangan keterisolasian dan keterbatasan infrastruktur.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh John Tabo. Ia didampingi Wakil Ketua I DPRK Papua Pegunungan Hengky Dani Jikwa, Sekretaris Daerah Mamberamo Tengah Fedy Jitmau, serta Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan Anggieta Bestari Tabo.
Dalam sambutannya, John Tabo mengatakan kunjungan kerja pemerintah tidak boleh berhenti pada agenda seremonial. Menurut dia, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kebutuhan, kekurangan, sekaligus persoalan yang masih dihadapi warga.
“Saya ingin hadir di tengah masyarakat untuk melihat dari dekat apa yang menjadi kebutuhan, kekurangan, dan apa yang harus kita kerjakan bersama,” ujar John.
Ia mengatakan pendekatan tersebut penting agar kebijakan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
John secara khusus menyoroti keberadaan Puskesmas Uganda yang menurutnya memiliki arti penting bagi masyarakat Distrik Kelila dan wilayah sekitarnya.
Ia mengingatkan agar fasilitas kesehatan tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik yang selesai dibangun dan kemudian diresmikan. Lebih dari itu, puskesmas harus menjadi tempat masyarakat memperoleh pertolongan ketika menghadapi persoalan kesehatan.
“Di dalamnya ada pelayanan bagi ibu dan anak, pertolongan bagi orang sakit, dan upaya kita menyelamatkan kehidupan,” katanya.
Menurut John, keberadaan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Karena itu, pemerintah perlu memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan pelayanan secara berkelanjutan.
Ia pun meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Selain itu, John berpesan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Uganda agar memberikan pelayanan dengan pendekatan yang humanis. Tenaga kesehatan diminta melayani masyarakat dengan hati, ramah, serta menunjukkan kepedulian terhadap setiap pasien yang datang.
“Layani masyarakat dengan hati, dengan sikap ramah dan penuh kepedulian,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menghibahkan bangunan Puskesmas Uganda kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah.
Penyerahan hibah dilakukan oleh Gubernur John Tabo dan diterima Sekretaris Daerah Mamberamo Tengah Fedy Jitmau yang mewakili pemerintah kabupaten.
Hibah tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terhadap upaya memperkuat pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Mamberamo Tengah, khususnya bagi masyarakat Distrik Kelila dan daerah sekitarnya.
Dengan adanya penyerahan aset tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan Puskesmas Uganda tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang konsisten sesuai kebutuhan masyarakat.
John mengatakan penguatan pelayanan publik di Papua Pegunungan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama di wilayah yang memiliki kondisi geografis sulit dan masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

John mengatakan kondisi geografis Papua Pegunungan yang memiliki sejumlah wilayah sulit dijangkau harus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk meningkatkan koordinasi dan mempercepat pembangunan.
Keterisolasian, kata dia, tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus mendorong pemerintah mencari pola pelayanan yang sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan warga.
Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan fasilitas kesehatan yang telah tersedia benar-benar memberikan manfaat.
Peresmian dan hibah Puskesmas Uganda di Distrik Kelila diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperluas akses pelayanan kesehatan di Papua Pegunungan.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.
Bagi masyarakat Distrik Kelila dan sekitarnya, keberadaan Puskesmas Uganda diharapkan bukan sekadar menambah fasilitas kesehatan baru, tetapi menjadi ruang pelayanan yang mampu memberikan pertolongan, meningkatkan akses kesehatan, serta menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.
(red)









