DAERAH  

Ketua BMP RI Yapen Apresiasi Warga Jaga Kamtibmas Usai HUT ke-81 RI

Yehut Ataruri Ketua DPC BMP RI Yapen

Serui, Teraspapua.com – Ketua DPC Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia Kabupaten Kepulauan Yapen, Yehut Atururi, memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang dinilai telah ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Yehut, peringatan HUT ke-81 RI yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Yapen tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menilai keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan menjadi salah satu bukti bahwa semangat persatuan masih terjaga dengan baik di Kepulauan Yapen.

“Ini adalah komitmen kita bersama dalam menjaga NKRI, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen. Kita semua dapat menjaga NKRI. Ini merupakan wujud kebersamaan untuk terus bersama-sama dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata Yehut.

Yehut mengatakan kondisi keamanan yang kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, baik TNI maupun Polri.

Menurut dia, terciptanya situasi yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk saling menghormati, menjaga komunikasi, dan menghindari perbedaan yang dapat memicu konflik menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah.

“Keamanan bukan hanya tugas TNI dan Polri. Semua itu tercipta dari masyarakat, bagaimana kita bisa saling menjaga satu sama lain tanpa adanya perbedaan,” ujarnya.

Yehut menyebut Kabupaten Kepulauan Yapen merupakan daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang.

Keberagaman tersebut, kata dia, seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun daerah, bukan menjadi alasan munculnya perpecahan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Di Yapen ini semua suku juga ada dan tinggal di sini. Semua harus saling bergandengan tangan agar tetap tercipta situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Menurut Yehut, semangat kebersamaan yang terlihat selama perayaan HUT ke-81 RI harus terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum kemerdekaan, kata dia, tidak boleh hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui sikap saling menghargai dan menjaga keamanan lingkungan.

Ia menilai masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana daerah yang aman sehingga seluruh aktivitas pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Yehut mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun isu yang berpotensi memecah persatuan.

Menurutnya, masyarakat harus mengedepankan komunikasi dan penyelesaian persoalan secara bersama-sama apabila terjadi perbedaan di tengah kehidupan sosial.

Ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, serta seluruh kelompok masyarakat di Kepulauan Yapen untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga kedamaian daerah.

“Kebersamaan yang selama ini sudah terjalin dengan erat harus terus kita jaga dengan baik. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk kita saling menjauh,” kata Yehut.

Dia berharap semangat persatuan yang muncul dalam peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat Yapen untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dari setiap warga.

Dengan kondisi keamanan yang terjaga, masyarakat dapat menjalankan aktivitas tanpa rasa khawatir dan pemerintah juga dapat menjalankan berbagai program pembangunan secara lebih optimal.

Yehut kembali mengajak masyarakat Kepulauan Yapen untuk menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, dan mempertahankan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Ia berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah perayaan HUT ke-81 RI, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Marilah kita terus menjaga kebersamaan, saling menghormati dan bergandengan tangan. Dengan begitu, Yapen akan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

(mang)