Walikota Jayapura Serahkan Bantuan di Kampung Holtekamp.

Jayapura,Teraspapua.com – Wali Kota Jayapura,Dr.Benhur Tomi Mano,MM menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan penyerahan paket sembako Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 kepada masyarakat penerimah manfaat di kampung Holtekamp Distrik Muara Tami,Selasa (2/6/2020).

Terpantau Wali Kota didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura,Joni Y.Betaubun,SH,MH.

Wali Kota Benhur Tomi Mano dalam sambutan mengatakan ,ada dua dana dari Kementerian Sosial yang merupakan program Presiden Joko Widodo yaitu bantuan yang diperuntukkan untuk keluarga kurang mampu sebesar Rp200 ribu.

Selain itu bantuan sosial tunai atau BLT yang setiap bulan Rp600 ribu ,dan semuanya sudah ada data yang cukup akurat dan ini merupakan program saya sejak tahun 2011.

Dinas Sosial sendiri telah melakukan pendataan bagi warga yang kurang mampu yang berhak mendapat bantuan pemerintah.

“ Tapi bantuan ini tentu bukan karena adanya wabah Covi – 19” ungkap Benhur Tomi Mano.

Menurut Wali Kota,ada sebagian masyarakat yang tidak terdata secara baik karena kesalahan dari tingkat Distrik, Kelurahan ,Kampung dan RT/ RW.

“ Ini salahnya Distrik ,Kelurahan, Kampung dan RT /RW .Mungkin juga Dinas Sosial saat turun  melakukan verifikasi data tidak melapor sehinggah tidak terdata warga dengan baik”terangnya.

Akhirnya menjadi keributan ,sehingga ratusan mama – mama datang meminta penjelasan ke kantor Walikota bahkan ke kediaman Wali Kota di jalan jeruk nipis.

“ Mereka datang untuk ribut tentang dua jenis bantuan ini namun saya menjelaskan kepada mereka secara baik dan mereka pulang dengan sukacita”ujarnya.

Menurut Benhur Tomi Mano,karena mereka tidak tercatat untuk menerima dua jenis bantuan itu maka pemerintah kota berhak untuk memberikan mereka sembako.Tapi dibutuhkan kejujuran.

“Jadi yang sudah dapat bantuan dari instansi lain ,tidak diberikan lagi dari pemkot sehingga semua orang di kota ini bisa mendapat bantuan dalam kondisi virus Corona”pintanya.

Wali Kota juga menjelaskan, dampak dari penyebaran virus Corona ini banyak orang sudah di rumahkan bahkan sebagian hotel tutup juga kios-kios dan salon-salon.

Untuk itu saya minta kepada kepala Distrik dan kepala Kampung untuk atur bantuan ini secara baik sehingga semua warga bisa terlayani.

Sementara kata Wali Kota untuk bantuan rumah diharapkan bisa menjadi rumah doa bagi seisi rumah itu.

“ Naikkan doa kepada Tuhan ,ungkapan syukur dan terima kasih kepada Tuhan sehingga keluarga dalam rumah itu akan diberkati oleh Tuhan”dorongya.

Mari jaga persatuan ,persekutuan ,kebersamaan di kampung Holtekam dengan baik.

“Program-program, KPK harus bicarakan dengan Bamuskam apa yang akan dibangun”tandasnya.

Sementara itu Kepala Pemerintahan Kampung (KPK) Holtekamp ,Husein menjelaskan penyerahan sembako ini merupakan tahap yang kedua kepada 292 kepala keluarga.

Sedangkan untuk bantuan langsung tunai sesuai hasil verifikasi data akan diberikan kepada 21 orang.

“ Selain sembako dan bantuan langsung tunai pihaknya juga menerima PKH kepada  120 kepala keluarga.Ada juga BST atau BRT dari pusat kepada 111 orang”ujarnya.

Bahkan BLT yang diterima via kantor pos diberikan kepada 22 kepala keluarga.

Menurut Husein dari penyerahan ini juga Wali Kota juga menyerahkan secara simbolis kunci rumah yang merupakan kegiatan anggaran tahun 2019 dengan menggunakan dana kampung

“Yang kami bangun di tahun 2019 sebanyak 13 unit dan sebagian sudah di tempati. Juga penyerahan kunci secara simbolis,

Ada juga aula kita bangun untuk RW 3 dengan menggunakan dana Kampung.

KPK juga menjelaskan untuk bantuan yang diturunkan dari Pemkot Jayapura tidak ada tumpang tindih karena dilakukan verifikasi secara matang.

Namun menurut dia yang membuat tumpang tindih adalah BLT dari kantor pos “pungkasnya.

(Ricko).