145 Peserta Didik SMA Gabungan Kelas XII Hari Ini Mulai Ujian Sekolah

Kepsek SMA Gabungan, Sandra Titihalawa saat memantau kesiapan panitia dan pengawas di aula pandora, Senin ( 22/03/2021).

Jayapura, Teraspapua.com – Sebanyak 145 peserta didik SMA Gabungan Jayapura kelas XII memulai ujian sekolah. Karena di masa pandemi Covid -19, pelaksanaan berlangsung secara online di rumah masing-masing.

Kepala Sekolah Sandra Titihalawa dan panitia ujian sekolah memantau langsung pelaksanaan dari aula Pandora.

banner 325x300

Sandra Titihlawa dalam keterangan Pers mengatakan, untuk pelaksanaan ujian sekolah di masa pandemi ini merupakan kali kedua

” Kami lakukan persiapan dengan baik, karena tentunya komitmen dari SMA Gabungan sendiri adalah menjaga kualitas lulusan,” ungkap Sandra kepada teraspapua.com usai memantau kesiapan panitia dan pengawas di aula pandora, Senin ( 22/03/2021).

Untuk menuju ke sana lanjut Sandra, segala usaha dan upaya yang dilakukan sekolah untuk menjaga kualitas tentunya dilaksanakan sebaik mungkin

Sehingga, tahapan-tahapan sampai pada pelaksanaan ujian itu dilalui dengan beberapa syarat.

Menurut Sandra, siswa bisa lulus dengan beberapa syarat yang ditetapkan oleh sekolah. Seperti pengumpulan fortofolio. Kemudian nilai raport semester I sampai semester V, harus diatas KKM dan mengikuti pelaksanaan ujian sekolah.

” Memang harus kita kawal, supaya peserta didik tetap melaksanakan seluruh tahapan dari syarat-syarat yang ditentukan sekolah,” jelasnya.

Selaku kepala sekolah Sandra berharap, seluruh peserta didik yang dibina di SMA Gabungan tetap mengikuti seluruh proses yang dibuat oleh sekolah.

Dengan proses dan kualitas, mereka akan tetap dibina dan ditempa, guna menghasilkan kualitas yang baik .

Dan tentunya ke depan, setelah mengikuti proses di SMA Gabungan mereka akan menjadi orang-orang berhasil di kemudian hari,” imbuhnya

Sandra juga menguraikan, ada 14 mata pelajaran yang masuk dalam agenda ujian sekolah dengan jumlah peserta 145 orang. Dirincikan untuk jurusan IPA 80 orang, IPS 47 orang dan Bahasa 18 orang,” pungkasnya.

(Let)