Angka Covid Meningkat Pemkot Jayapura Berlakukan Pembatasan Waktu

Jayapura,Teraspapua.com – Angka Covid -19 dari pertengan Januari 2022 hingga tanggal 2 Februari 2022, di Kota Jayapura terus meningkat. Data pertanggal 02 Februari 2022, jumlah pasien yang terpapar covid di Kota Jayapura sudah 110 orang.

Untuk mencegah lebih meningkatnya angka covid di Kota Jayapura, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano melakukan rapat evaluasi dengan melibatkan Forkopimda.

Wali Kota yang juga Ketua Satgas Covid, Kota Jayapura usai rapat kepada wartawan mengatakan jumlah orang yang terpapar Covid sekarang sudah 110 orang.

“Data yang ada ini tidak sengaja dinaikan, ini adalah data valid dari hasil rapit antigen yang dilakukan lewat pelabuhan dan bandara,” tegas Benhur kepada sejumlah awak media, Rabu (2/2).

Untuk itu, berdasarkan keputusan bersama yang kami ambil dalam rapat pada hari ini, untuk Pendidikan, Proses belajar mengajar pada bulan Februari 2022 kita akan lukakan secara daring untuk tingkat Paud, TK, SD, SMP.

Sedangkan aktifitas perekonomian dan aktifitas warga, dimulai dari jam 06.00 pagi sampai jam 21.00 malam,” ujarnya.

Lanjut kata orang nomor satu di ibu kota provinsi Papua  itu, untuk tempat Ibadah, tingkat kehadiran jemaat atau warga 50 persen, kemudian acara pernikahan undangannya dibatasi 50 persen, begitu juga tempat wisata pengunjungnya 50 persen, tandasnya.

“Ditegaskan Benhur, pihaknya akan kembali berlakukan swiping masker di Kota Jayapura”.

Ditambahkan pria yang akrab di sapa BTM ini, keputusan yang diambil dalam rapat tadi, bagi penumpang dari daerah asal yang tidak mempunyai identitas jelas akan kami kembalikan ke daerah asal. “Terkait hal ini kami akan menyurati Menteri Perhubungan”.

Pihaknya juga akan menyurati Menteri Perhubungan untuk membatasi kapal putih yang masuknke Kota Jayapura. Dari 6 kapal  hanya 3 kapal yang bole masuk ke pelabuhan Jayapura.

Alasannya, karena tiap kali kapal putih yang masuk angka Covid terus bertambah, khususnya kapal putih dari Bau – Bau tidak bole masuk di kota Jayapura. Kerena kapal dari Bau-Bau yang sekarang penumpangnya sudah terpapar sebanyak 24 orang, kembali tegas BTM.

Semuan ini kami lakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya,” pungkasnya.

(Vmt)