Jayapura, Teraspapua.com – Kota Jayapura pada tanggal 7 Maret akan memasuki usia ke -112 tahun. Begitu juga Injil masuk di Tanah Tabi, dari sisi usia kota ini sudah sangat tua.
“Untuk itu harapan pemerintah kota bawah masyarakat yang mendiami di kota ini juga menjadi masyarakat yang cerdas dan dewasa dalam menjalani kehidupan bersama,” kata Sekda Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M, Si usai pencanangan HUT Kota Jayapura ke-112 dan Injil masuk di tanah Tabi.
Kota Jayapura adalah kota yang majemuk heterogen karena dari berbagai suku agama semuanya ada di kota ini, oleh karena itu kedewasaan umur mestinya tercermin juga dalam kedewasaan hidup bersama. Warga masyarakat kota Jayapura.
“Kalau seperti itu, maka kota ini akan semakin aman, damai, maju sehingga kota ini akan menjadi kota yang modern dan berdaya saing di tengah persaingan global yang saat ini terus cepat berkembang,” ujar Frans Pekey.
Warga masyarakat kota Jayapura yang dewasa kata Frans Pekey, tentu memiliki sikap untuk hidup damai memiliki perilaku untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Memiliki sikap untuk hidup bertoleransi, menghormati satu dengan yang lain, hidup ini menjadi indah karena satu dengan yang lain saling mengasihi kerjasama satu dengan yang lain. Menuju kepada kemandirian dan kesejahteraan warga kota,” sambung Frans Pekey.
Selamat menyongsong hari ulang tahun kota Jayapura yang ke-112 dan hari pekabaran Injil di tanah Tabi tanggal 10 Maret,” pungkas Dr. Frans Pekey, M, Msi.
(Let)















