BTM dan PDIP Daftarkan Constant Karma Sebagai Cawagub Jelang PSU Pilkada Papua

Sekrertaris DPD PDIP Papua, Surya Ibrahim di dampingi bendahara DPD PDIP, Tulus Sianipar menyerahkan berkas pencalonan Cawagub Papua Constant Karma kepada KPU Papua di saksikan Komisioner Bawaslu Papua (foto Arhe/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Dinamika politik jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2025 kembali menghangat. Calon Gubernur Papua dari Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Benhur Tomi Mano (BTM), secara resmi menggandeng Constant Karma (CK) sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang baru, menggantikan Yermias Bisai yang telah didiskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Pendaftaran pasangan baru ini dilakukan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Rabu (27/8/2025). Constant Karma diantar langsung oleh Benhur Tomi Mano, didampingi Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, jajaran pengurus DPD PDIP Papua, serta relawan dan simpatisan.

Rombongan tiba di halaman KPU Papua sekitar pukul 15.15 WIT dan disambut oleh Sekretaris KPU Provinsi Papua, Ryllo Ashuri Panay. Selanjutnya, rombongan naik ke lantai IV gedung KPU untuk menyerahkan berkas pencalonan Constant Karma sebagai Cawagub pendamping BTM dalam PSU yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025 mendatang.

Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon, menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan perintah Mahkamah Konstitusi berdasarkan putusan yang dikeluarkan pada 24 Februari 2025 lalu. Dalam putusan tersebut, MK mendiskualifikasi Yermias Bisai sebagai calon Wakil Gubernur dan memerintahkan KPU Papua untuk menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang.

“Sebagai pelaksana undang-undang, kami menindaklanjuti keputusan MK dan meminta partai pengusung untuk mengusulkan calon pengganti. Puji Tuhan, hari ini Calon Gubernur Benhur Tomi Mano bersama PDIP telah mengantarkan Constant Karma sebagai calon wakil yang baru,” ujar Steve Dumbon.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan keputusan MK, hanya calon pengganti dari Yermias Bisai yang dapat diterima pendaftarannya oleh KPU. Karena itu, berkas pencalonan yang diterima hari ini secara khusus hanya atas nama Constant Karma.

“Kami hanya menerima dan akan memverifikasi dokumen dari Constant Karma, sebagai calon pengganti dari Yermias Bisai. Ini adalah tindak lanjut langsung dari keputusan Mahkamah Konstitusi,” lanjutnya.

Selain pasangan BTM-CK, pasangan calon lain, yaitu Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, juga telah menyerahkan dokumen pencalonan mereka yang dinyatakan lengkap.

Setelah menerima dokumen dari PDIP, KPU akan melakukan proses verifikasi administrasi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Sekretaris DPD PDIP Papua, Surya Ibrahim, menegaskan bahwa pengantaran Constant Karma ke KPU merupakan bagian dari komitmen partai untuk menjaga stabilitas dan konsistensi dukungan terhadap pasangan BTM-CK.

“Kami hadir bukan hanya mengantar Constant Karma, tetapi juga membawa seluruh kekuatan paslon BTM-YB yang kini bertransformasi menjadi BTM-CK. Tidak ada perubahan arah perjuangan,” tegas Surya.

Ia mengungkapkan bahwa Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, secara langsung membawa rekomendasi DPP PDIP dan terlibat aktif dalam proses politik, termasuk pengurusan administrasi di tingkat pusat.

“Pak Komarudin sendiri yang membawa surat rekomendasi dari Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Beliau juga yang membawa langsung ke Lapas KPK untuk ditandatangani oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Ini menunjukkan keseriusan dan kesolidan partai,” jelas Surya.

Surya juga mengapresiasi suasana damai dan sejuk yang mengiringi proses pendaftaran kali ini, berbeda dengan situasi pada periode sebelumnya yang dinilai lebih panas.

“Kali ini suasananya sangat adem. Ini pertanda baik. Kami berharap bahwa pelaksanaan PSU nantinya juga berlangsung damai, demokratis, dan penuh keadilan,” imbuhnya.

Menurut Surya, meskipun terjadi pergantian calon wakil, konstelasi dan struktur dukungan tidak berubah. Kekuatan partai koalisi seperti Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan jaringan relawan yang sebelumnya mendukung pasangan BTM-YB, tetap solid berada di belakang pasangan BTM–CK.

“Tidak ada yang berubah. Semua simpatisan, relawan, dan pendukung Pak Yermias Bisai juga hadir bersama kami hari ini. Mereka tetap menjadi bagian dari perjuangan menuju kemenangan BTM-CK,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh tim pemenangan saat ini fokus untuk menyukseskan PSU Pilkada Papua sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU pada Agustus 2025.

“Kami akan terus bergerak, menyosialisasikan pasangan BTM–CK, dan memastikan kemenangan dalam pemungutan suara ulang ini,” pungkas Surya.

Dengan resminya pendaftaran Constant Karma sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi Benhur Tomi Mano, kontestasi politik dalam PSU Pilkada Papua memasuki babak baru.

Kesolidan koalisi dan dukungan struktural dari PDIP dan mitra politik lainnya menjadi kekuatan penting yang diandalkan untuk memenangkan hati rakyat Papua dalam proses demokrasi yang sedang berlangsung.

KPU Papua pun memastikan seluruh proses berjalan transparan, adil, dan sesuai konstitusi. Sementara masyarakat kini menanti dengan harapan besar akan hadirnya pemimpin yang mampu membawa Papua ke arah yang lebih baik.

(Har/Rck)