Kementerian PUPR Alokasikan 170 Unit Rumah untuk Mamberamo Tengah

Kobakma,Teraspapua.com – Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) mendapat alokasi 170 unit rumah bantuan dari total 2.200 unit yang disediakan Kementerian Perumahan dan Permukiman untuk Provinsi Papua Pegunungan.

Dari total tersebut, 150 unit diperuntukkan bagi masyarakat umum, sementara 20 unit lainnya diberikan kepada tokoh adat di wilayah tersebut.

Informasi ini disampaikan Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan dan Kawasan Kementerian Perumahan dan Permukiman, Agus Wahidin, saat kunjungan kerja di Kobakma, Sabtu (9/8/2025).

“Untuk Kabupaten Mamberamo Tengah, saya mendengar langsung dari Bapak Gubernur bahwa kuota yang diberikan terdiri dari 150 unit rumah tipe 45 untuk masyarakat, dan 20 unit rumah tipe 90 untuk para tokoh adat,” jelas Agus.

Agus juga menambahkan bahwa mekanisme pembagian rumah bantuan antar kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan sudah diatur oleh Gubernur berdasarkan jumlah penduduk. Sementara pembagian di tingkat distrik diserahkan sepenuhnya kepada Bupati dan Wakil Bupati setempat.

Wakil Bupati Mamberamo Tengah, Itaman Thago, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia mengatakan, dari total 150 unit untuk masyarakat, 47 unit akan dialokasikan ke Distrik Eragayam yang terdampak bencana longsor. Warga di sana saat ini masih tinggal di tenda-tenda darurat.

“Distrik Eragayam mendapat alokasi lebih banyak karena kondisi masyarakat yang masih mengungsi. Sementara distrik lainnya masing-masing akan mendapatkan sekitar 20 unit rumah,” ujar Thago.

Secara keseluruhan, bantuan rumah yang diterima Mamberamo Tengah berjumlah 170 unit, terdiri dari 150 untuk masyarakat dan 20 untuk kepala suku.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Wahidin bersama Wakil Bupati Itaman Thago dan Sekda Fedy Jitmau turut meninjau lokasi pembangunan rumah di Kampung Moga dan Broges, Distrik Kobakma. Selain itu, mereka juga mengunjungi para pedagang lokal yang menjual bahan bangunan.

Sehari sebelumnya, tim dari Kementerian juga melakukan survei di Distrik Ilugwa sebagai bagian dari persiapan program pembangunan rumah bantuan di daerah tersebut.