banner 325x300

Legislator Papua Pegunungan Hengki Bayage Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Mahasiswa Distrik Ukha

Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Hengki Bayage saat meletakan batu pertama (foto Harley/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Hengki Bayage, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama mahasiswa Jaringan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (JKPM) Distrik Ukha, Kabupaten Yahukimo, belum lama ini

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Ibadah Natal dan Syukur Hari Ulang Tahun ke-21 JKPM Distrik Ukha yang berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan.

banner 325x300

Kehadiran legislator Papua Pegunungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini disambut hangat oleh para mahasiswa, senior, tokoh intelektual, hamba Tuhan, tokoh adat, serta tokoh masyarakat Distrik Ukha yang turut hadir dalam perayaan tersebut.

Suasana ibadah dan syukuran berlangsung penuh sukacita sebagai ungkapan iman dan kebersamaan keluarga besar JKPM Ukha.

Anggota DPR Papua Pegunungan, Hengki Bayage saat bersalaman dengan perwakilan Badan Pengurus JKPM-DU, Janes Roi Aspalek (foto Harley/Teraspapua.com)

Hengki Bayage mengatakan, pembangunan asrama mahasiswa ini merupakan wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda Yahukimo, khususnya mahasiswa asal Distrik Ukha yang sedang menempuh pendidikan di Jayapura dan sekitarnya.

“Hari ini saya hadir mewakili masyarakat Distrik UKHA di Kabupaten Yahukimo. Dengan penuh rasa syukur, atas nama Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, saya meletakkan batu pertama pembangunan asrama mahasiswa Distrik UKHA. Kiranya pembangunan ini menjadi berkat dan sarana penunjang pendidikan bagi anak-anak kita ke depan,” ujar Hengki Bayage.

Peletakan batu pertama tersebut dilakukan secara simbolis dan disaksikan oleh para hamba Tuhan, tokoh adat, tokoh masyarakat, para senior, serta mahasiswa JKPM Distrik Ukha.

Momentum ini menjadi tanda dimulainya pembangunan fasilitas asrama yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan tempat tinggal mahasiswa sekaligus menjadi pusat pembinaan karakter, iman, dan intelektualitas generasi muda Yahukimo.

Setelah rangkaian ibadah, sambutan, dan prosesi peletakan batu pertama, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi bakar batu atau barapen, sebuah tradisi adat masyarakat Pegunungan Papua, khususnya di Kabupaten Yahukimo.

Tradisi bakar batu merupakan simbol kebersamaan, rasa syukur, dan persaudaraan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Dalam tradisi ini, masyarakat bersama-sama menyiapkan batu yang dipanaskan hingga membara, kemudian digunakan untuk memasak berbagai bahan makanan seperti ubi, sayur- sayuran, dan daging. Proses bakar batu dilakukan secara gotong royong dan diiringi dengan doa serta kebersamaan sebagai ungkapan syukur atas berkat Tuhan.

Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Hengki Bayage saat mengambil campuran semen untuk peletakkan batu pertama (foto Harley/Teraspapua.com)

Hengki Bayage tampak berbaur dengan para mahasiswa dan masyarakat Distrik Ukha, ikut menikmati sajian barapen yang telah disiapkan. Kebersamaan tersebut mencerminkan nilai persaudaraan dan kekeluargaan yang kuat antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.

Perayaan Natal, syukur HUT ke-21 JKPM Distrik Ukha, peletakan batu pertama asrama mahasiswa, serta tradisi bakar batu ini diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun sumber daya manusia Papua Pegunungan, khususnya generasi muda Yahukimo yang berpendidikan, beriman, dan berkarakter.

(Veb/Har)