banner 325x300

Dekan FH Uncen Yustus Pondayar Gelar Open House Natal dan Tahun Baru

Jayapura, Teraspapua.com – Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (Uncen), Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., menggelar acara open house Natal dan Tahun Baru di kediaman pribadinya yang berlokasi di Jalan Padang Bulan, Perumahan Dosen, Kota Jayapura, Kamis (1/1/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka merayakan Natal sekaligus menyambut Tahun Baru, serta menjadi ajang silaturahmi antara civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, tokoh gereja, dan masyarakat sekitar. Sejak pukul 13.30 WIT, para tamu undangan mulai berdatangan dan disambut langsung oleh tuan rumah.

banner 325x300

Berdasarkan pantauan Teraspapua.com, Dr. Yustus Pondayar menerima para tamu dengan didampingi oleh istrinya, Pdt. Anike Mirino, S.Th., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Klasis GKI Port Numbay. Keduanya tampak menyambut setiap tamu dengan penuh keramahan dan suasana kekeluargaan.

Sejumlah pejabat dan undangan dari berbagai kalangan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih beserta keluarga, para staf Fakultas Hukum, serta jajaran pengurus BP YPK Tanah Papua. Selain itu, hadir pula para pendeta, anggota jemaat, serta masyarakat setempat yang ikut merayakan Natal dan Tahun Baru bersama.

Acara open house berlangsung secara sederhana dan tertib. Para tamu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar ucapan selamat Natal dan Tahun Baru, berdialog, serta memperkuat relasi sosial lintas latar belakang. Tuan rumah juga menyajikan berbagai hidangan khas Natal sebagai bentuk ungkapan syukur dan kebersamaan.

Menjelang sore hari, hingga sekitar pukul 16.45 WIT, kegiatan semakin semarak dengan kehadiran puluhan masyarakat Yali dari Kabupaten Yahukimo, yang merupakan Jemaat GKI Imanuel Narek Skylen. Kehadiran mereka disertai dengan penampilan tarian adat Yali yang menambah nuansa budaya dalam perayaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dr. Yustus Pondayar menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momentum reflektif untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat, khususnya di Tanah Papua.

Ia berharap kegiatan seperti open house ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana membangun kebersamaan, mempererat persatuan, serta menciptakan suasana damai dan harmonis di tengah keberagaman.

Melalui kegiatan ini, perayaan Natal dan Tahun Baru tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai upaya nyata memperkuat hubungan antara dunia akademik, gereja, dan masyarakat.

(Har/Rck)