Jayapura, Teraspapua.com – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengakui bahwa setelah mencermati Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, masih ditemukan banyak program yang bersifat seremonial dan belum memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rustan Saru saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Jayapura yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (12/1/2026).
“Saya sudah melihat dan membaca RKA semua OPD. Masih banyak kegiatan yang sifatnya seremonial dan tidak langsung menyentuh rakyat. Padahal program kita sangat banyak. Saya minta Bapak Sekda dan OPD terkait untuk mengecek kembali hal ini,” tegas Rustan Saru dalam arahannya.
Ia menekankan pentingnya keselarasan seluruh program kerja OPD dengan visi dan misi Wali Kota Jayapura sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, setiap kegiatan yang direncanakan harus benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di Kota Jayapura.
Wakil Wali Kota juga menyinggung adanya penyesuaian anggaran di daerah yang kerap dipersepsikan sebagai pengurangan anggaran. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak sepenuhnya benar, karena sebagian anggaran dialihkan ke pemerintah pusat melalui berbagai program nasional.
“Dari sisi anggaran memang terlihat berkurang, tetapi sebenarnya tidak hilang. Anggaran itu berpindah ke pemerintah pusat melalui program-program nasional. Karena itu, OPD harus mampu merancang program agar semuanya tetap bisa berjalan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rustan Saru mengungkapkan bahwa pemanfaatan berbagai peluang yang telah disediakan pemerintah pusat oleh OPD di Kota Jayapura masih belum optimal. Hal ini terlihat dari belum maksimalnya pelaksanaan sejumlah program nasional sepanjang tahun 2025.
“Tahun 2025, beberapa program belum sepenuhnya berjalan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih. Ini menjadi evaluasi bagi kita semua. Kalau peluang sudah diberikan negara tetapi tidak dimanfaatkan, maka itu kesalahan kita,” ujarnya dengan tegas.
Untuk itu, Rustan Saru mendorong seluruh OPD agar lebih proaktif dan kreatif dalam menyusun proposal kegiatan serta mengakses sumber-sumber pendanaan dari kementerian dan lembaga terkait di tingkat pusat.
“OPD harus pandai-pandai membuat proposal ke pusat. Uang itu ada di kementerian terkait. Ajukan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, supaya kota ini bisa kita perbaiki bersama,” pungkasnya.
Apel Gabungan ASN tersebut diikuti oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, para pimpinan OPD, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan disiplin, evaluasi kinerja, dan peningkatan sinergi kerja di awal tahun 2026. (red)

















