Jayapura, Teraspapua.com – Ketua DPR Kota Jayapura, Theos Revelino B. Ajomi, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Menurut Theos, tanggung jawab menjaga keamanan tidak hanya berada di pundak aparat kepolisian, tetapi juga menjadi kewajiban bersama seluruh warga Kota Jayapura. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberi ruang bagi potensi tindak kejahatan.
“Setiap individu di Kota Jayapura harus menjadi ‘polisi’ bagi dirinya sendiri, dengan cara tidak memberikan kesempatan atau ruang bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan niatnya,” ujar Theos saat memimpin rapat konsultasi dan koordinasi Kamtibmas dengan Polresta Japura Kota, di aula setempat, Kamis (5/3/2026).
Ia menekankan bahwa upaya pencegahan akan jauh lebih efektif apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Dengan keterlibatan aktif warga, peluang terjadinya tindak kriminal dapat ditekan secara signifikan.
“Kami menyadari bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga tanggung jawab setiap individu. Kita semua harus berperan aktif dalam mencegah terjadinya tindak kriminal. Dengan begitu, tidak ada kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk melaksanakan niat jahat mereka,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Theos juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Jayapura Kota, Fredrickus W. A. Maclarimboen, atas paparan kesiapan pengamanan selama periode Lebaran. Ia menilai koordinasi antara DPR Kota Jayapura dan jajaran kepolisian selama ini berjalan baik dan intensif, terutama dalam menghadapi momen hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Terima kasih atas penjelasan yang telah diberikan. Kami sangat mengapresiasi kinerja dan komunikasi yang terjalin baik antara DPR Kota Jayapura dan Polresta. Koordinasi yang intensif ini sangat penting, terutama menjelang hari raya,” ujarnya.
Theos menilai respons cepat aparat kepolisian dalam menangani berbagai peristiwa keamanan di sejumlah wilayah patut diapresiasi. Ia secara khusus menyoroti kinerja jajaran sektor di wilayah Jayapura Selatan yang dinilai sigap dalam meredam potensi gangguan kamtibmas.
Menurutnya, keberhasilan aparat dalam menanggulangi potensi gangguan keamanan menjadi indikator bahwa tingkat kriminalitas dapat ditekan. Hal itu, kata dia, menjadi catatan positif bagi DPR Kota Jayapura dalam fungsi pengawasan terhadap stabilitas daerah.
Lebih lanjut, Theos menegaskan bahwa sinergi antara DPR Kota Jayapura, kepolisian, dan Pemerintah Kota Jayapura merupakan faktor kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif. Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkelanjutan diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan, terutama pada masa-masa sibuk seperti menjelang dan saat Idul Fitri.
Dalam forum tersebut, Theos juga menyampaikan informasi terkait pembukaan pos pengamanan (Pos Pam) Ketupat yang akan beroperasi selama periode libur Idul Fitri, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Sebanyak tujuh titik pos pengamanan akan didirikan di sejumlah lokasi strategis guna memaksimalkan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.
Adapun lokasi Pos Pam Ketupat tersebut antara lain di depan Mall Jayapura, Pelabuhan Jayapura, Jembatan Merah, depan Terminal Entrop, depan Saga Abepura, kawasan Mega Waena, serta Jembatan Kalibobo.
Ia mengajak anggota DPR Kota Jayapura maupun masyarakat untuk turut memantau dan berinteraksi langsung dengan petugas di pos-pos tersebut.
“Jika Bapak-Ibu anggota DPR atau masyarakat memiliki kesempatan, kami mengharapkan partisipasi untuk mampir ke pos-pos tersebut. Selain memantau kegiatan pengamanan, juga untuk berbincang dan berkoordinasi langsung dengan petugas yang bertugas,” kata Theos.
Menurutnya, keberadaan Pos Pam Ketupat bukan hanya sebagai simbol pengamanan, melainkan bagian dari upaya konkret memastikan kelancaran aktivitas warga selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Dengan koordinasi yang solid antara DPR Kota Jayapura, Polresta Jayapura Kota, dan partisipasi aktif masyarakat, Theos optimistis Kota Jayapura dapat menjalani masa libur Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Sinergi seluruh pihak, kata dia, menjadi fondasi utama dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi seluruh warga.














