Ibadah Bersama, Masyarakat Haria Leawaka Tekad Bulat Dukung BTM-CK di PSU

Suasana Ibadah Persekutuan Haria Leawaka bersama BTM-CK

Jayapura, Teraspapua.com – Persekutuan Haria Leawaka Jayapura, Papua menggelar ibadah bersama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK), Rabu (11/6/2025), bertempat di Jalan Jeruk Nipis, Kotaraja, Kota Jayapura.

Ibadah dipimpin oleh Pendeta J. Matulesi, yang dalam renungannya menegaskan bahwa setiap jabatan adalah panggilan dan kepercayaan dari Allah.

Ia mengajak seluruh umat untuk mendukung para pemimpin yang setia dan bertanggung jawab dalam menjalankan misi Tuhan di tengah krisis multidimensi yang melanda Papua.

“Kita perlu menopang kedua hamba Tuhan ini, Benhur Tomi Mano dan Constant Karm, karena mereka bukan hanya pemimpin politik, tetapi juga agen Allah untuk membawa perubahan nyata di tanah Papua,” ujar Pendeta Matulesi.

Ia menambahkan, bahwa krisis di Papua mulai dari identitas, keadilan, hingga sosial dan ekologi. Hanya bisa dijawab oleh pemimpin yang lahir dari proses spiritual dan tanggung jawab moral.

Jimi Hatu, sesepuh Haria, menyampaikan bahwa Persekutuan Haria Leawaka Ama Pati dari Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom yang terdiri dari 300 kepala keluarga dan 126 pemuda, telah menyatakan sikap bulat untuk mendukung penuh BTM-CK.

“Kami sepakat dan bertekad bulat untuk mendukung BTM-CK pada pemungutan suara ulang Pilkada Papua tanggal 6 Agustus 2025 mendatang,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Benhur Tomi Mano menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Persekutuan Haria dan mengingatkan pentingnya kehadiran di Tempat Pemungutan Suara
(TPS).

“Kalau hanya tinggal di rumah dan tidak datang ke TPS, maka doa kita akan sia-sia. Ora et Labora, kita sudah berdoa, sekarang mari bekerja. Datang dan coblos nomor 1, BTM-CK,” ajaknya.

BTM menegaskan identitas adatnya sebagai anak Tabi, dan Constant Karma sebagai anak negeri Saireri, menjadikan mereka berdua sebagai putra asli Papua yang siap menjaga hak-hak masyarakat adat.Calon Wakil Gubernur Constant Karma memaparkan bagaimana proses pencalonannya bersama BTM adalah buah dari ketekunan dan jalan yang dibukakan oleh Tuhan.

“BTM awalnya tidak memiliki cukup kursi untuk maju, namun lewat keputusan Mahkamah Konstitusi, jalan itu dibuka. Dari 38 nama calon wakil, Tuhan memilih dua nama, dan Ketua DPP PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri akhirnya menetapkan saya untuk mendampingi beliau,” jelas Constant.

Ia mengajak warga untuk melihat kontestasi politik ini sebagai panggilan mulia, bukan sekadar perebutan jabatan.

“Saya ini wajah baru, tapi stok lama. Sudah 17 tahun di pemerintahan provinsi, pernah menjadi Sekda dan Wakil Gubernur. Saya tahu apa yang harus diperbaiki, mulai dari
beasiswa yang bermasalah, hingga hak-hak masyarakat yang selama ini terabaikan,” tegasnya.

Ia menutup dengan seruan: “Kita butuh perubahan. Tapi perubahan tidak datang dari luar, kita harus berubah dari dalam. Dan BTM-CK adalah pilihan perubahan itu.”
Pungkasnya.

(Hr)