Benhur Tomi Mano dan Istri Kristhina Mencoblos di TPS 04 Kelurahan Wahno: Optimistis Raih 65 Persen Suara

Jayapura, Teraspapua.com – Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), bersama sang istri Kristhina Luluporo Mano, mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 Kelurahan Wahno, Kota Jayapura, Papua, Rabu (6/8/2025). Pasangan ini datang bersama anak-anak dan keluarga untuk menggunakan hak pilih mereka dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025.

Pantauan Teraspapua.com, BTM dan istri tiba di TPS sekitar pukul 10.47 WIT. BTM tampak mengenakan kemeja putih dipadukan dengan celana panjang hitam, sementara Kristhina mengenakan blus putih yang anggun dengan kain Timor berwarna merah.

Letak TPS yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari kediaman mereka di Jalan Jeruk Nipis, memungkinkan keduanya berjalan kaki santai menuju lokasi pencoblosan. Sesampainya di TPS, keduanya menyerahkan surat undangan memilih (C6) kepada petugas dan mengikuti antrean sebagaimana pemilih lainnya.

Kehadiran BTM dan istri sempat menyita perhatian warga yang turut mencoblos di waktu yang bersamaan. Beberapa warga terlihat menyapa hangat, dan BTM pun membalas dengan ramah. Keduanya kemudian memasuki bilik suara yang terpisah untuk mencoblos sesuai pilihan masing-masing.

Dalam keterangannya kepada media usai mencoblos, Benhur Tomi Mano menyampaikan rasa syukurnya serta optimisme atas tingginya partisipasi masyarakat Papua dalam PSU kali ini.

“Saya yakin masyarakat Papua akan datang berbondong-bondong ke TPS. Mereka sudah mendengar visi dan misi dari dua paslon, sekarang tinggal menentukan siapa yang terbaik dari yang baik. Papua merindukan pemimpin,” ujar BTM.

BTM juga menyampaikan harapan agar PSU 2025 ini menjadi pemungutan suara terakhir yang harus dilalui setelah proses politik yang cukup panjang sejak Pilkada 2024 lalu.

“Saya berdoa ini adalah PSU terakhir. Jangan sampai ada PSU lagi. Tapi kalau pun terjadi, BTM tetap gubernur Papua,” ucapnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut, BTM menekankan pentingnya netralitas dan profesionalisme seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga petugas di TPS.

“Saya mengajak semua pihak menjaga pelaksanaan PSU ini agar berjalan aman, tertib, jujur, dan sesuai dengan ketentuan PKPU. Demokrasi harus dijalankan dengan integritas,” tegasnya.

Dalam wawancaranya, BTM menyebut dirinya menargetkan kemenangan 65 persen suara, yang menurutnya merupakan dua kali lipat dari perolehan suara berdasarkan hasil survei sebelumnya.

“Saya sudah menurunkan saksi, pemantau, dan relawan ke seluruh TPS. Masing-masing TPS dijaga oleh enam orang: dua saksi di dalam TPS, sementara empat lainnya memantau dari luar menggunakan kamera untuk merekam proses,” jelasnya.

Sementara itu, Kristhina Luluporo Mano, yang setia mendampingi suaminya, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan sang suami dalam kontestasi politik kali ini.

“Sebagai istri, saya harus setia mendampingi suami dalam setiap keputusan. Saya adalah teman berbicara, teman bersukacita, dan keluarga adalah bagian terpenting dalam perjuangan ini,” ungkap Kristhina.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua yang telah memberikan dukungan kepada pasangan BTM–CK.

“Mari kita andalkan kekuatan Tuhan. Semoga pemimpin yang terpilih hari ini adalah orang yang ditetapkan Tuhan untuk membawa Papua lebih baik,” tuturnya penuh harap.

Menutup keterangannya, BTM mengakui bahwa proses panjang dari Pilkada 2024 hingga PSU 2025 ini telah menguras tenaga, pikiran, dan sumber daya, namun tetap dijalani dengan rasa tanggung jawab dan suka cita.

“Saya jenuh, tapi inilah proses demokrasi. Ini menguras dana, fisik, dan pikiran. Tapi sebagai orang beriman, kita harus taat dan menjalani semua tahapan ini dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” pungkas BTM.

Pemungutan suara ulang ini menjadi penentu bagi masa depan kepemimpinan Papua. Seluruh mata kini tertuju pada hasil akhir yang diharapkan mencerminkan suara rakyat secara adil dan transparan.
(Har/Rck)