Gelar MPLS, SMA YPPDK Gabungan Jayapura Usung Konsep “Ramah”

Kepala SMA YPPDK Gabungan Jayapura, Dr. Sandra G. Titihalawa, S.Pd., M.Si, Bersama para Wakil Kepala Sekolah membuka MPLS (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – SMA YPPDK Gabungan Jayapura menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan konsep “ramah” yang berlangsung di Aula Pandora, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah” dengan subtema “Semangat Baru Berjalan dalam Kasih Kristus”.

MPLS dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dan secara resmi dibuka oleh Kepala SMA YPPDK Gabungan Jayapura, Dr. Sandra G. Titihalawa, S.Pd., M.Si.

Dalam sambutannya, Sandra menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh murid baru yang telah memilih SMA YPPDK Gabungan Jayapura sebagai tempat menempuh pendidikan.

“Saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh putra-putri terbaik yang telah memilih SMA Gabungan Jayapura sebagai rumah baru untuk menuntut ilmu, bertumbuh, dan mengukir prestasi,” ujarnya.

Sandra menegaskan bahwa tema MPLS tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan menjadi komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Ia menjelaskan, konsep “ramah” berarti seluruh warga sekolah diharapkan saling menghargai, peduli, dan tidak membeda-bedakan satu sama lain. Sementara itu, “aman” dimaknai sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk perundungan (bullying).

“Kami berharap praktik-praktik kekerasan dan perundungan tidak ada di lingkungan SMA Gabungan Jayapura. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, sehingga tidak ada rasa takut bagi siapa pun yang berada di dalamnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa “nyaman” berarti setiap siswa dapat merasa bahagia selama berada di lingkungan sekolah, sehingga potensi diri dapat berkembang secara maksimal. Nilai tersebut diperkuat dengan landasan iman melalui semangat berjalan dalam kasih Kristus.

Melalui momentum MPLS ini, Sandra juga berpesan kepada seluruh murid baru agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan disiplin, namun tetap dilandasi rasa sukacita.

“Ingat, jalani semua proses ini dengan hati yang gembira. Dengan hati yang gembira, kita mampu memaknai setiap proses MPLS dengan maksimal,” katanya.

Ia juga mendorong para smurid untuk mulai mengenal lingkungan sekolah, guru, kakak kelas, serta teman-teman baru sebagai bagian dari komunitas yang baru.

“Ini adalah komunitas baru bagi kalian setelah dari SMP. Jadikan SMA Gabungan Jayapura sebagai tempat merajut mimpi dan masa depan yang cerah,” tambahnya.

Sandra turut mengapresiasi peran panitia OSIS, guru, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MPLS. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan penuh kasih, kesabaran, dan kehangatan sehingga nilai-nilai yang ditanamkan dapat membekas di hati para murid baru.

Dalam pelaksanaannya, MPLS tahun ini juga diisi dengan berbagai materi pembentukan karakter, edukasi pencegahan perundungan, serta sosialisasi bahaya narkoba yang bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait.

Selain itu, pihak sekolah juga menghadirkan narasumber inspiratif, yakni Jose Ohee atau yang akrab disapa Kaka Jose, seorang motivator dan pengembang sumber daya manusia (SDM) asal Papua. Ia dijadwalkan memberikan motivasi kepada murid baru untuk mengenali potensi dan karakter diri masing-masing.

“Harapan kami, MPLS ramah ini dikemas menjadi kegiatan yang membuat para murid merasa nyaman dan bahagia, sekaligus membantu mereka mengenal lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman baru,” ungkap Sandra.

Untuk tahun ajaran ini, jumlah murid baru yang mengikuti MPLS tercatat sebanyak 81  orang. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 60 orang.

“Puji Tuhan, tahun ini jumlah murid meningkat menjadi 81 orang, apalagi setelah kami memberlakukan kebijakan bebas biaya pendaftaran. Bahkan, masih ada pendaftar yang terus berdatangan,” tutup Sandra.

(arc)